Sabtu, 14 Oktober 2017

KONSEP AIDA+S

Dalam dunia penjualan ada berbagai macam teori yang berkaitan dengan teknik-tekniuk menjual. Teori-teori ini mengajarkan bagaimana  mengawali dan mengakhiri proses penjualan dengan sukses , yaitu dari menarik minat calon pembeli sampai pada memberikan keputusan kepada pembeli terhadap produk yang ditawarkan. Salah satu teori menjual yang akan dikemukakan adalah teori AIDAS.



Teori ini menerangkan dengan rinci mengenai tahapan-tahapan yang harus dilalui oleh seorang penjual didalan melakukan kegiatan penjualan. Tahapan-tahapan teori AIDAS adalah sebagai beikut.

1.   Attention (Perhatian)

 Pada tahap ini , penjual harus berusaha agar calon pembeli memperhatikan penawaran yang dilakukan calon penjual. untuk mendapatkan perhatian dari calon pembeli, penjual harus memperhatikan sikap, tindak tanduk, bahasa, cara berbicara , dan cara berpakain. Kesan pertama yang baik akan berpengaruh positif pada terjadinya penjualan.

2.   Interest (Minat)

Pada tahap ini, penjual harus mengubah perhatian calon pembeli menjadi minat yang semakin kuat. Hal ini bisa dilakukan dengan cara menciptakan suasana yang menyenangkan, menanamkan kepercayaan kepada calon pembeli agar merasa dirinya sebagai orang penting, memberikan jalan untuk mempermudah pembeli membuat keputusan serta melakukan pendekatan kepada calon pembeli.

3.   Desire (Keinginan)

Perlu diketahui, bahwa kebiasaan calon pembeli dalam mengambil keputusan membeli tidaklah sama. Hal-hal yang dapat mempengaruhinya antara lain adalah faktor pendapatan, jenis kelamin,pendidikan, status sosial, dan sebagainya. Untuk itu pada tahap ini penjual harus bisa meyakinkan kepada pembeli dengan menjelaskan keuntungan yang akan didapat calon pembeli apabila calon pembeli membeli produk yang ditawarkan serta kerugian yang dialamai jika tidak membeli produk tersebut.

4.   Action (Tindakan)

Pada tahap ini penjualharus meyakinkan kepada pembeli bahwa keputusan untuk membeli produk yang ditawarkan adalah keputusan yang tepat.

5.   Satisfaction (Kepuasan)

Pada tahap ini penjual harus memastikan bahwa kualitas produk yang ditawarkan sesuai dengan yang dijelaskan. Harga yang ditetapkan pun harga yang pantas, sehingga pembeli merasa puas dan selanjutnya menjadi langganan. Untuk itu, seorang penjual yang baik adalah penjual yang mampu dan mau mengarahkan, membimbing dan memberi petunjuk temtang keguanaan maupun efek samping dari produk yang ditawarkan.
*Jelaskan AIDAS sebagai teknik menjual,sehingga mencapai keberhasilan ?
Untuk dapat menghasilkan keuntungan, para penjual membutuhkan teknik menjual. Teknik penjualan tersebut juga digunakan untuk meyakinkan para pembeli untuk membeli produk yang dijual dan tidak dapat lepas dari produk tersebut.

Dalam unsur Attention, penjual harus berhasil menarik perhatian pembeli. Sementara dalam unsur Interest, penjual harus berhasil memperkuat minat pembeli atas produk yang ditawarkan. Dalam unsur Desire, penjual harus meyakinkan pembeli dengan mepaparkan keuntungan yang akan didapat oleh pembeli. Lalu pada unsur Action, penjual harus meyakinkan pembeli bahwa keputusannya untuk membeli produk adalah benar dan pada unsur Satisfaction, penjual harus memastikan bahwa produk yang beli sesuai dengan apa yang telah ditawarkan.

AIDAS dapat membimbing penjual dalam mengawali dan mengakhiri proses penjualan dengan sukses. Penjualan dengan sukses adalah berhasil menarik minar calon pembeli dan berhasil meyakinkan pembeli untuk mengambil keputusan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh penjual. 




NAMA : GITA LARASATI
NPM : 53216069
KELAS : 2DF02

Sabtu, 07 Oktober 2017

Perkembangan Usaha Kecil Menengah di Indonesia

NAMA : GITA LARASATI
NPM : 53216069
KELAS : 2DF02


Kita sering mendengar tentang sebuah usaha kecil di Indonesia yang sudah menjamur dimana-mana. banyaknya acara program televisi yang mengulas seputar usaha kecil yang berkembang seiring dengan tren masa kini. sebagai contoh, banyak sekali restoran atau sekedar tempat nongkrong asyik yang bisa kita jumpai di daerah Galaxy, Bekasi. Bahkan kitapun dibuat bingung untuk memilih atau bersinggah untuk sekedar ngopi. Dengan ini perkembangan usaha kecil di Indonesia dapat dikatakan mengalami kemajuan.

Ukm adalah salah satu bagian penting dari perekonomian suatu negara maupun daerah, begitu juga dengan negara indonesia ukm ini sangat memiliki peranan penting dalam lajunya perekonomian masyarakat. Ukm ini juga sangat membantu negara/pemerintah dalam hal penciptaan lapangan kerja baru dan lewat ukm juga banyak tercipta unit unit kerja baru yang menggunakan tenaga-tenaga baru yang dapat mendukung pendapatan rumah tangga. Selain dari itu ukm juga memiliki fleksibilitas yang tinggi jika dibandingkan dengan usaha yang berkapasitas lebih besar. Ukm ini perlu perhatian yang khusus dan di dukung oleh informasi yang akurat, agar terjadi link bisnis yang terarah antara pelaku usaha kecil dan menengah dengan elemen daya saing usaha, yaitu jaringan pasar. Terdapat dua aspek yang harus dikembangkan untuk membangun jaringan pasar, aspek tersebut.

Kinerja nyata yang dihadapi oleh sebagian besar usaha terutama mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia yang paling menonjol adalah rendahnya tingkat produktivitas, rendahnya nilai tambah, dan rendahnya kualitas produk. Walau diakui pula bahwa UMKM menjadi lapangan kerja bagi sebagian besar pekerja di Indonesia , tetapi kontribusi dalam output nasional di katagorikan rendah. Hal ini dikarenakan UMKM, khususnya usaha mikro dan sektor pertanian (yang banyak menyerap tenaga kerja), mempunyai produktivitas yang sangat rendah. Bila upah dijadikan produktivitas, upah rata-rata di usaha mikro dan kecil umumnya berada dibawah upah minimum. Kondisi ini merefleksikan produktivitas sektor mikro dan kecil yang rendah bila di bandingkan dengan usaha yang lebih besar.

Pengembangan UMKM ke depan juga perlu menyediakan kesempatan yang sama bagi masyarakat, terlepas dari keragaman latar belakang termasuk gender dan keterbatasan kemampuan fisik, untuk mengembangkan usaha produktif dan meningkatkan kesejahteraannya.

Sabtu, 30 September 2017

Kewirausahaan

Latar Belakang dan Definisi Wirausaha

Saat ini di Indonesia terdapat banyak pengangguran. Mulai dari yang tidak pernah sekolah hingga yang berpendidikan perguruan tinggi. Hal ini terjadi karena jumlah tenaga kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia. Kesenjangan antara penawaran dan permintaan tenaga kerja tersebut menimbulkan kemiskinan. Oleh karena itu, diperlukan cara untuk mengatasi pengangguran. Solusi tenaga kerja dapat hidup sejahtera tanpa menggantungkan dirinya menjadi pegawai atau karyawan adalah dengan memberikan arahan agar bisa menjadi pengusaha mikro. Hasilnya adalah tersedianya lapangan pekerjaan bagi orang lain. Dalam menjadi seorang pengusaha, yang diperlukan adalah bekal keterampilan berwirausaha yang cukup.
Kebanyakan lulusan perguruan tinggi bekerja menjadi karyawan seusai mengenyam pendidikan. Keinginan untuk menjadi bos bagi dirinya sendiri masih kurang besar.

Wirausaha adalah orang yang menjalankan usaha atau perusahaan dengan kemungkinan untung atau rugi. Oleh karena itu wirausaha perlu memiliki kesiapan mental, baik untuk menghadapi keadaan merugi maupun untung besar. Sehingga seorang wirausaha harus mempunyai karakteristik khusus yang melekat pada diri seorang wirausaha seperti percaya diri, mempunyai banyak minat, bisa bersepakat, mempunyai ambisi, berjiwa penjelajah, suka mencoba sesuatu, dll


Profil Pengusaha Sepatu Valentina Meiliyana 


Valentina Meiliyana masih berusia 17 tahun ketika berbisnis pakaian dan sepatu pesanan (custom shoes). Kini, ia memiliki merek fasionnya sendiri yaitu Selkius Maxwell, dengan produk andalan yaitu Valentina Meiliyana Shoes. Dia sendiri terilhami oleh karya perancang dan juga pengusaha sepatu, Manolo Blahnik.

Jaringanya meliputi para desainer fasion serta selebriti- selebriti asli Indonesia. Valentina jadi salah satu perancang sepatu koleksi Eunika Joso di Jakarta Fashion Week 2011. Dia juga mendapatkan pesanan sepatu khusus dari girl band yang sedang naik daun, Cherry Belle. Lebelnya berasal dari ketekunan serta kegigihannya untuk mendesain baik pakaian dan sepatu.

Di 2008, ia iseng merombak pakaian bekas dengan bantuan seorang penjahit depan rumah.

"Saya sempat ganti penjahit beberapa kali, sampai akhirnya bertemu penjahit bagus lulusan sekolah Inti Mode," terangya.

Sambil menjalani usaha sebagai perancang amatiran, dia juga menjadi agen penjualan sepatu secara online. Ia tergoda akan desain sepatu unik lalu mengusulkan untuk menjualnya secara online. Pada 1 Januari 2011, ia resmi menanda tangani kontrak kerja sama dengan si perajin tersebut. Valentina mulai menjual produknya melalui situs jejaring sosial, kala itu melalui sosial media Facebook. Dia memasang foto- foto produknya kemudian menawarkannya kebeberapa orang.

Lambat laun, produknya itu mulai dilirik tidak hanya oleh pembeli baru, Valentina mendapatkan perhatian dari majalah model DRESSCODE, dan sepatunya mulai tersebar ke penjuru Indonesia. Seketika itu juga membuat bisnisnya melonjak jauh pendapatannya. Dia yang biasanya hanya menjual 20 pasang sepatu per- bulan, kini membuat 200- 300 pasang. Ramaja kelahiran 13 Maret 1995 ini menjual produknya dengan berbagai macam harga sesuai kualitas produk.

Ia menjual dari harga Rp.200- 300 ribu. Dia lantas memutuskan keluar dari sekolah lalu melanjutkan home schooling. Alasannya, "Dia sulit membagi waktu antara bisnis dan sekolah. Sering terlambat," kata Hellen, ibunya.

Ia hanya belajar secara otodidak dari majalah dan televisi. Dia pernah dilibatkan sebagai perancang sepatu saat peragaan busana kelulusan sekolah mode, La Selle Graduation Show 2011. Lagi, ia pun tersanjung mendapatkan pengalaman lagi merancang sepatu untuk siswa- siswa di La Selle. Saat usinya menginjak 17 tahun, Valentina sudah senggup menggaji menejer pemasaran.

"Omset perbulan Rp.45 juta hingga Rp.50 juta," kata Valentina.

Apa rahasia suksesnya hanyalah satu yaitu berani menembus batas. Dia menunjukan dirinya sebagai desainer fasion meski secara akademisnya, dia bukanlah lulusan sekolah mode. Ia juga dikabarkan telah melanjutkan pendidikannya kejenjang lebih tinggi. Bermodal bisnisnya sekarang ia tak perlu lagi pusing memikirkan biaya kuliah seperti anak muda biasanya


Daftar pustaka
http://www.smartbisnis.co.id/content/read/belajar-bisnis/ada-dara-muda-nan-cantik-dibalik-kesuksesan-valentina-meiliyana-shoes



NAMA : GITA LARASATI
NPM : 53216069
KELAS : 2DF02

Rabu, 12 Juli 2017

analisis laporan keuangan

nama : gita larasati
npm : 53216069
kelas : 1DFO3

1.1 DASAR DASAR ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

2.1.1 Kebutuhan Akan Analisis Kuangan
Menganalisis laporan keuangan berarti mengevaluasi tiga karakteristik dari perusahaan likuiditasnya,dan solvabilitasnya. Kreditor jangka pendek (short-term creditor)seperti bank umumnya tertarik pada kemampuan peminjam untuk membayar kewajiban saat jatuh tempo. Likuiditas dari peminjam sangatlah penting dalam mengevaluasi kemampuan bayar sebuah peminjam. Namun demikian,kreditor jangka panjang (long-term creditor) seperti pemegang obligasi,melihat pada pengukuran profitibilitas dan solvabilitas yang mengidikasikan kemampuan perusahaan untuk bertahan selama periode waktu yang panjang.

2.1.2 Cara Menganalisis Laporan Keuangan
Beragam cara digunakan untuk mengevaluasi pentingnya data laporan keuangan. Tiga cara yang umum digunakan adalah sbb :
Analisis horizontal mengevaluasi serangkaian data laporan keuangan selama periode waktu tertentu
Analsiis vertical mengevaluasi data laporan keuangan dengan menyatakan setiap pos dalam keuangan sebagai persentase dari jumlah yang akan menjadi dasar.
Analisis rasio menyatakan hubungan diantara pos-pos yang dipilih dari data laporan keuangan


1.2 PENINGKATAN MUTU Analisis Horizontal
Analisis Horizontal
Analisis horizontal dilakukan dengan cara jumlah setiap akun laporan keuangan tahun berjalan dibandingkan dengan akun yang sama pada periode sebelumnya untuk mengetahui kenaikan atau penurunan yang terjadi pada akun tersebut. Kenaikan atau penurunan tersebut dibagi dengan akun periode sebelumnya dan dikali dengan seratus persen untuk mengetahui persentase kenaikan atau penurunan pada akun tersebut dan kenaikan atau penurunan jumlah pos dihitung sebagai persentase kenaikan atau penurunan.
1.3 Aanalisis Vertikal
Analisis vertical (vertical analysis), juga disebut analisis ukuran umum, adalah sebuah teknik untuk mengevaluasi data laporan keuangan yag menyatakan setiap pos dalam sebuah laporan keuangan sebagai presentase dari jumlah dasar.
1.4 Analisis Rasio

    1.4.1 Rasio Likuiditas
Rasio Likuiditas (liquidty ratio) mengukur kemampuan jangka pendek perusahaan untuk membayar kewajibannya yang telah jatuh tempo dan memenuhi kebutuhan kas yang tak terduga (diluar prediksi perusahaan). Para kreditor jangka pendek seperti banker dan pemasok terutama tertarik untuk menilai likuiditas. Rasio-rasio yang dapat digunakan untuk menentukan kemampuan pembayaran utang jangka pendek perusahaan adalah rasio lancer,rasio cepat,perputaran piutang,dan perputaran persediaan.
Rasio lancer
Rasio lancar (current ratio) adalah pengukuran yang digunakan sacara luas untuk mengevaluasi likuiditas perusahaan dan kemmpuan membayar utang jangka pendek. Rasio tersebut dihitung dengan membagi asset lancar dengan kewajiban jangka pendek.

Rasio cepat
Rasio uji-ketajaman [cepat] adalah pengukuran likuiditas jangka pendek segera perusahaan. Rasio ini dihitung dengan membagi jumlah dari kas, investasi, jangka pendek, dan piutang bersih dengan kewajiban jangka pendek. Maka, rasio ini merupakan pendukung penting dari rasio lancar.

Perputaran piutang
Rasio ini mengukur beberapa kali rata-rata piutang dapat tertagih selama satu periode. Perputaran periode dihitung dengan membagi penjualan kredit bersih (penjualan bersih dikurangi penjualan tunai) dengan piutang bersih rata-rata.

Perputaran persediaan
Perputaran persediaan (inventory turnover) mengukur berapa kali rata-rata persediaan. Perputaran persediaan dihitung dengan membagi harga pokok penjualan dengan persediaan rata-rata. Kecuali jika terdapat factor musiman yang signifikan, perusahaan rata-rata dapat dihitung dari saldo persediaan awal dan akhir.



1.4.2 Rasio Profitabilitas
Rasio profitabilitas (profitability ratio) mengukur pendapatan atau keberhasilan operasi dari sebuah  perusahaan untuk periode waktu tertentu. Laba, atau kekeurangannya, memeranguhi kemampuan perusahaan unutuk memperoleh pendanaan utang dan ekuitas.
     1.4.3 Rasio Solvabilitas
Rasio solvabilitas (solvency ratio) mengukur kemampuan perusahaan untuk bertahan selama periode waktu yang panjang. Kreditor jangka panjang dan para pemegang saham utamanya tertarik pada kemampuan perusahaan perusahaa untuk membayar bunga pada saat jatuh tempo dan untuk membayarkan kembali jumlah pokok utang pada saat jatuh tempo.
     1.4.4 Operasi yang Dihentikan
Operasi dalam pengehentian (discontinued operation) mengacu ke pelepasan sebuah segmen yang signifikan dari sebuah bisnis. Contohnya adalah penghapusan seluruh aktivitas dan penghilangan sejumlah kelas pelangggan.

1.5 Daya Laba dan Pos – pos yang Tidak Biasa
Daya laba berarti tingkat normal laba yang akan diperoleh dimasa depan. Perbedaan daya laba dan laba bersih terletak pada jumlah pendapatan, beban, keuntungan,dan kerugian yang tidak biasa. Para pengguna tertarik dengan daya laba karena hal tersebut membantu mereka menurunkan estimasi laba dimsa depan tanpa “gangguan” pos-pos yang tidak biasa.
Bagi para pengguna laporan keuangan untuk menentukan “daya laba” atau pendapatan biasa, pos-pos “yang tidak biasa” dilaporkan secara terpisah pada laporan laba rugi. Tiga jenis-jenis “yang tidak biasa” yang dilaporkan adalah:
Operasi dalam penghentian
Pos-pos luar biasa
Perubahan dalam prinisp akuntansi

1.5.1 Pos-pos Luar Biasa
Pos-pos luar biasa (extraordinary items) adalah kejadian dan transaksi-transaksi yang memenuhi dua kondisi : pos-pos luar biasa (1) sifatnya tidak biasa dan (2) sangat jarang terjadi. Untuk menjadi “tidak sering”, pos tersebut tidak boleh diharapkan untuk terjadi kembali di masa depan yang dapat diperkirakan.

1.5.2 Perubahan dalam Prinsip Akuntansi
Untuk mempermudah perbandingan, laporan keuangan diharapkan agar dibuat dengan dsar yang konsisten dengan periode sebelumnya. Ketika terdapat pilihan atas prinsip akuntansi,prinsip yang awalnya telah dipilih harus ditetapkan secara konsisten dari peiode ke periode.
Ketika perubahan dalam prinsip akuntansi telah terjadi :
Prinsip yang baru harus digunakan dalam melaporkan hasil operasi pada tahun tersebut.
Pengaruh kumulatif dari perubahan tersebut pada seluruh tahun laporan laba rugi terdahulu harus dilaporkan bersih dari pajak yang berlaku pada bagian khusus sebelum laba bersih.

Laba Komprehensif
Kebanyakan pendapatan, beban, keuntungan, dan kerugian, yang diakui selama periode dimasukkan dalam laba. Bagaimanapu juga, dengan berjalannya waktu, pengecualian khusus terhadap praktik umum ini telah berkembang. Beberapa pos kini tidak masuk ke dalam laba dan dilaporkan langsung pada ekuitas pemegang saham.
Mengapa keutungan dan kerugian pada sekuritas yang tersedia untuk dijual ini tidak dimasukkan dalam laba bersih? Sebab dengan mengukapkannya secara terpisah akan.
Mengurangi ketidakstabilan laba bersih karena fluktuasi pada nilai wajar, namu tetap
Menginformasikan kepada pengguna laporan keuangan mengenai keuntungan atau kerugian yang akan dialami jika sekuritas tersebut dijual pada nilai wajar.

1.6 Keterbatasan Analisis Laporan Keuangan
Keputusan bisnis yang penting sering kali dibuat dengan menggunakan satu atau lebih cara-cara menganalisis yang diilustrasikan di bab ini. Namun, anda harus waspada dengan ketebatasan dari cara-cara ini laporan keuangan yang mendasarinya.


                1.6.1 Estimasi
Laporan keuangan mencakup banyak estimasi angka. Estimasi digunakan dalam menentukan penyisihan piutang tidak tertagih, depresiasi periodic, biaya garansi, dan kerugian kontinjensi. Seandainya estimasi-estimasi ini tidak akurat, maka rasio dan presentase keuangan jugs tidak akurat
      1.6.2 Biaya
Laporan keuangan tradisional didasarkan pada biaya perolehan dan tidak disesuaikan dengan perubahan tingkat harga. Perbandingan data keuangan yang tidak disesuaikan dari periode-periode yang berbeda mungkin dapat menjadi tidak valid karena adanya inflasi atau deflasi yang signifikan.

    1.6.3 Metode Akuntansi Alternatif
Perusahaan beragam dalam penggunaan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum. Keragaman tersebut dapat menyulitkan perbandingan. Sebagai contoh, satu perusahaan mungkin menggunakan metode FIFO untuk biaya persediaan  perusahaan lain pada industry yang sama mungkin menggunakan LIFO.
ika persediaan adalah asset yang penting bagi kedua perusahaan,tidak mungkin rasio lancar mereka dapat diperbandingkan.

    1.6.4 Data yang Berbeda
Data akhir tahun pajak mungkin tidak sama dengan kondisi keuangan selama tahun tersebut. Perusahaan sering kali membuat akhir tahun  pajak yang sesuai dengan titik rendah pada aktivitas operasi atau pada tingkat persediaan. Maka, beberapa saldo (kas, piutang, utang, dan persediaan) mungkin tidak mewakili saldo pada akun-akun selama tahun tersebut.

     1.6.5 Keberagaman (Diversifikasi) perusahaan
Keberagaman dalam lingkungan global juga membatasi kegunaan analisis keuangan. Banyak perusahaan kini sangat beragam sehingga mereka tidak dapat digolongkan ke dalam satu industry tunggal-mereka telah menjadi kolongmerat yang sebenarnya. Perusahaan yang satu dengan lainnya tampak dapat diperbandingan tetapi sebenarnya tidak.

Laporan Arus Kas

nama : gita larasati
npm : 53216069
kelas : 1DFO3

1.  PENGERTIAN LAPORAN ARUS KAS
Laporan arus kas (Inggris : cash flow statement atau statement of cash flows) adalah bagian dari laporan keuangan suatu perusahaan yang dihasilkan pada suatu periode akuntansi yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang (kas ) perusahaan. Informasi ini penyajiannya diklasifikasikan menurut jenis kegiatan yang menyebabkan terjadinya arus kas masuk dan kas keluar tersebut. Kegiatan perusahaan umumnya terdiri dari tiga jenis yaitu, kegiatan operasional, kegiatan investasi serta kegiatan keuangan.

2. KEGUNAAN LAPORAN ARUS KAS
Laporan arus kas melaporkan penerimaan kas pembayaran kas, dan perubahan bersih pada kas. Yang dihasilkan dari akivitas operasi, investasi dan pendanaan selama satu periode.
Kemampuan entitas dalam memperoleh arus kas dimasa depan
Dengan memeriksa hubugan antar pos pada laporan arus kas, para investor dan pihak lainnya dapat membuat prediksi mengenai jumlah, waktu, dan ketidakpastian mengenai arus kas dimasa depan dengan lebih baik dibandingkan jika mereka menggunakan data akrual.
Kemampuan entitas untuk membayar dividen dan memenuhi kewajiban
Jika sebah perusahaan tidak memiliki cukup kas, mereka tidak dapat membayaar karyawan, melunasi utang, atau membayar dividen. Para karyawan, kreditor, dan pemegang saham umumnya tertarik terurtama pada laporan ini, karena laporan ini sendiri menunjukkan arus kas dalam kegiatan bisnis.

3. PENGGOLONGAN ARUS KAS
Laporan arus kas menggolongkan penerimaan kas dan pembayaran kas menjadi aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.
Arus kas dari aktivitas operasi merupakan indikator yang menentukan apakah dari operasinya perusahaan dapat menghasilkan arus kas yang cukup untuk melunasi pinjaman, memelihara kemampuan operasi perusahaan, membayar dividen, dan melakukan investasi baru tanpa mengandalkan pada sumber pendanaan dari luar. Aktivitas operasi mencangkup pengaruh kas dari transaksi yang menghasilkan pendapatan dan beban.
Arus kas dari aktivitas investasi mencerminkan penerimaan dan pengeluaran kas sehubungan dengan sumber daya yang bertujuan untuk menghasilkan pendapatan dan arus kas masa depan Aktivitas investasi mencakup (a) Memperoleh  dan menjual investasi dan aset tetap, dan (b) menunjang uang dan menagih pinjaman.
Arus kas dari aktivitas pendanaan adalah arus kas yang timbul dari penerimaan dan pengeluaran kas sehubungan dengan transaksi pendanaan jangka panjang dengan kreditur dan pemegang saham perusahaan Aktivitas pendanaan mencakup (a) memperoleh kas daripenerbitan utang dan membayarkan jumlah membayarkan jumlah yang dipinjam, (b) memperoleh kas dari pemegang saham dan memberikan pengembalian atas investasi pemegang saham .

4. AKTIVITAS NON KAS YANG  PENTING
Penerbitan saham biasa untuk membeli aset
Pengubahan (konversi) obligasi menjadi saham biasa
Penerbitan utang untuk membeli aset
Pertukaran aset pabrik
Aktivitas pendanaan dan investasi yang penting yang tidak mempengaruhi kas tidak dilaporkan dalam laporan arus kas.


5. BENTUK DARI LAPORAN ARUS KAS
Bentuk umum dari laporan arus kas menyajikan hasil dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan, serta aktivitas investasi dan pendanaan nonkas yang penting. Arus kas dari aktivitas operasi selalu disajikan pada bagian awal. Kemudian diikuti oleh bagian aktivitas investasi dan aktivitas pendanaan.

6. MENYUSUN LAPORAN ARUS KAS
Metode Langsung, yaitu menyajikan kelompok utama penerimaan kas bruto dan
 pembayaran kas bruto;
Metode tidak langsung, yaitu dimulai dengan laba rugi periode berjalan dan
menyesuaikan laba rugi tersebut dengan transaksi non kas, akrual, dan tangguhan dari
 pos yang penghasilan atau pengeluaran dalam aktivitas inevestasi dan pendanaan.

Langkah 1 : Menentukan kas bersih yang dihasilkan atau digunakan oleh aktivitas operasi dengan mengubah laba bersih dari basis akrual menjadi basis kas
Langkah 2 : Menganalisis perubahan pada akun aset dan kewajiban tidak lancar dan mencatatnya sebagai aktivitas investasi dan pendanaan, atau sebagai transaksi nonkas yang penting
Langkah 3 : Membandingkan perubahan bersih pada kas di laporan arus kas dengan perubahan pada akun kas yang dilaporkan pada neraca untuk memastikan jumlahnya sesuai.

Rabu, 21 Juni 2017

INVESTASI

nama : gita larasati
npm : 53216069
kelas : 1DFO3


Pengertian Investasi

Istilah investasi sebenarnya berasal dari kata investire yang berarti memakai atau menggunakan. Berdasarkan arti katanya, pengertian investasi adalah penanaman modal atau penanaman uang dalam proses produksi dengan membeli gedung-gedung, mesin-mesin, bahan-bahan cadangan, penyelenggaraan uang kas serta perkembangannya. Dalam hal ini cadangan modal barang diperbesar selama tidak ada modal barang yang harus diganti.
Pada dasarnya investasi adalah membeli suatu aset yang diharapkan di masa datang dapat dijual kembali dengan nilai yang lebih tinggi. Investasi juga dapat dikatakan sebagai suatu penundaan konsumsi saat ini untuk konsumsi masa depan. Harapan pada keuntungan di masa datang merupakan kompensasi atas waktu dan risiko yang terkait dengan suatu investasi yang dilakukan.

Jenis-jenis investasi

1. Tabungan
Menyimpan sejumlah uang di bank yang dapat diambil dan dipergunakan di kemudian hari jika pemilik tabungan memerlukan.
Keuntungan Tabungan
1. Dapat diambil kapan saja dan tidak memiliki risiko.
2. Transaksinya mudah
Kerugian Tabungan
1. Uang dapat dengan mudah berkurang, karena dapat diambil kapan saja dengan mudah
2. Bunga tabungan kecil.

2. Deposito
Menyimpan uang untuk periode tertentu, bila belum jatuh tempo uang tidak dapat diambil atau akan mendapat penalti/ denda bila diambil sebelum waktunya.   Dendanya disesuaikan dengan kesepakatan yang telah diperjanjikan.
Keuntungan Deposito
1. Risiko sangat rendah.
2. Bunga yang dapat diterima lebih besar dibandingkan tabungan biasa.
Kerugian Deposito
1. Keuntungan atau bunga yang diterima lebih sedikit bila dibandingkan dengan jenis investasi lain yang berhadapan langsung dengan risiko pasar.

3. Obligasi
Obligasi merupakan surat tanda bukti hutang, merupakan bukti bahwa kita memberikan hutang kepada perusahaan tertentu atau pemerintah.
Keuntungan Obligasi
1. Memberikan pendapatan tetap (fixed income) berupa kupon.
2. Keuntungan atas penjualan obligasi (capital gain).
3. Bunga lebih besar dibandingkan deposito.
Kerugian Obligasi
1. Risiko perusahan tidak mampu membayar kupon obligasi maupun risiko perusahaan tidak mampu mengembalikan pokok obligasi.
2. Risiko Tingkat Suku Bunga (Interest Rate Risk).
3. Jangka waktu panjang (> 1 tahun), sehingga tidak dapat dicairkan bila diperlukan atau bila ingin berinvestasi lain.
4. Bila pihak yang berhutang bangkrut, berarti tidak dapat mengembalikan hutangnya.

4. Saham
Memiliki saham berarti Anda memiliki kepemilikan dalam suatu perusahaan. Uang yang kita tanamkan dijadikan sebagai modal untuk perusahaan tersebut. Perusahaan akan memberikan keuntungan yang diterima kepada para pemegang saham yang disebut sebagai deviden. Bila dinilai baik atau banyak orang yang berminat untuk membeli saham suatu perusahaan, harganya akan naik, sehingga bila Anda menjual sahamnya akan memperoleh keuntungan. Sebaliknya, bila perusahaan menderita kerugian, harga sahamnya dapat turun sehingga Anda dapat menderita kerugian.

Keuntungan Saham
1. Dapat mendatangkan keuntungan yang sangat besar bila harga saham naik.
2. Dengan modal sedikit, dapat diperoleh hasil berkali-kali lipat.
Kerugian Saham
1. Risiko kehilangan modal jika perusahaan bangkrut/ pailit
2. Risiko kehilangan juga terjadi ketika harga saham turun.

Mengapa perusahaan berinvestasi

mengapa beberapa perusahaan seperti bank melakukan investasi adalah untuk memperoleh laba dari pendapatan investasi (earning from investment income). Walaupun bank-bank memperoleh penghasilan dengan berinvestasi pada sekuritas utang dan saham perusahaan lain. Namun permohonan pinjaman berubah baik secara musiman dan sejalan dengan perubahan iklim ekonomi. Maka, ketika permohonan pinjaman sedang rendah, bank harus menemukan alternatif lain untuk penggunaan kasnya. Badan pengantur perbankan (biasanya bank sentar, di Indonesia adalah Bank Indonesia) sangat membatasi kebebasan bank untuk berinvestasi pada saham karena mengadung risiko. Karenanya, kebanyakan investasi yang dimiliki oleh bank adalah sekuritas utang.

Akutansi untuk Investasi Utang

Investasi utang adalah investasi pada obligasi pemerintahan dan obligasi perusahaan. Pada akutansi untuk investasi utang, jurnal-jurnal dibutuhkan untuk mencatat:
•Mencatat Perolehan Obligasi
Pada saat perolehan, berlaku prinsip harga atau biaya perolehan (cost principle). Biaya perolehan meliputi seluruh pengeluaran yang diperlukan untuk memperoleh investasi, seperti harga yang dibayarkan ditambah biaya (komisi) jika ada.
•Mencatat Bunga Obligasi
•Mencatat penjualan obligasi
Ketika obligasi dijual, kita mengkredit akun investasi sebesar biaya obligasi. Selisih antara hasil penjualan bersih dari penjualan harga jual dikurang komisi broker) dan biaya obligasi dicatat sebagai keutungan atau kerugian.

Akuntansi untuk Investasi Saham

Investasi saham (stock invesment) adalah investasi pada saham modal perusahaan. Ketika sebuah perusahaan memiliki saham/utang beberapa perusahaan berbeda, sekumpulan sekuritas tersebut dikenal dengan portofolio investasi.

Kepemilikan Kurang dari 20%
Untuk investasi saham yang kurang dari 20%, metode biaya digunakan. Berdasarkan metode biaya, investasi dicatat pada biaya perolehanya dan pendapatan hanya diakui ketika dividen kas diterima.
Mencatat pembelian pada investasi saham
Pada saat pembelian suatu saham, berlaku prinsip harga perolehan.
Mencatat penjualan saham
Ketika saham dijual, selisih antara penjualan bersih dan biaya perolehan saham diakui sebagai keuntungan / kerugian.

Kepemilikan antara 20% dan 50%
Ketika perusahaan investor hanya memiliki sebagian kecil dari kepemilikan saham perusahaan lainya, investor tidak dapat mengendalikan investee. Tetapi ketika investor memiliki antara 20% dan 50% saham biasa sebuah perusahaan, dipastikan bahwa investor memiliki pengaruh signifikan atas aktifitas keuntungan dan operasi dari investee.
Mencatat akusisi investasi saham
Mencatat pendapatan dan dividen

Kepemilikan lebih dari 50%
Sebuah perusahaan yang memiliki lebih dari 50% saham biasa entitas dikenal. Entinitas yang sahamnya dimiliki oleh induk perusahaan disebut anak perusahaan. Sehingga ketika perusahaan memiliki lebih dari 50% maka saham biasa perusahaan pada umumnya perusahaan harus membuat laporan keuangan konsolidasi yang didalamnya menyajikan total asset dan kewajiban yang dikendalikan oleh induk perusahaan, dan menyajikan pendapatan dan beban perusahaan konsolidasi inidibuat sebagai tambahan atas laporan keuangan induk perusahaan dan anak perusahaan secara terpisah, dan konsolidasi ini berguna karena mengindikasikan besar dan lingkup operasi perusahaan dibawah kendali bersama.

Menilai dan Melaporkan Investasi

Penilaian dapat dilakukan pada biaya perolehan, pada nilai wajar (nilai pasar) atau pada nilai terendah antara biaya perolehan atau nilai pasar. Nilai wajar merupakan pendekatan terbaik karena mewakili harapan akan nilai kas yang dapat diakui dari sekuritas.

Kategori Sekuritas

Untuk tujuan penilaian dan pelaporan pada tanggal laporan keuangan , investasi saham dan utang diklasifikasikan menjadi 3 kategori sekuritas :
√Sekuritas untuk diperdagangkan (trading) yaitu sekuritas yang dibeli dan dimiliki terutama untuk dijual dalam waktu dekat untuk memperoleh pendapatan dari selisih harga beli dan harga jual jangka pendek.
sekuritas yang diperdagangkan dimiliki dengan tujuan untuk menjualnya pada periode yang singkat (umumnya kurang dari sebulan). Sekuritas yang diperdagangkan dilaporkan pada nilai wajar dan perubahan dari biaya dilaporkan sebagai bagian dari laba bersih.perubahan dilaorkan sebagai keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi karena sekuritas belum dijual. Keuntungan atau kerugian yang belum diperoleh adalah selisih antara biaya total dan sekuritas yang diperdangkan dan total nilai wajarnya.
√Sekuritas yang tersedia untuk dijual (available for sale) yaitu sekuritas yang dimiliki dengan tujuan untuk dijual di suatu waktu di masa depan.
Sekuritas yang tersedia untuk dijual dimiliki dengan tujuan untuk dijual suatu saat di masa depan. Jika tujuannya adalah untuk menjual sekuritas di dalam tahun atau siklus operasi  berikutnya, sekuritas akan diklasifikasikan sebagai aset lancar di neraca. Jika tidak, akan diklasifikasikan sebagai aset jangka panjang pada bagian investasi di neraca. Sekuritas yang tersedia untuk dijual juga dilaporkan pada nilai wajar.
√Sekuritas yang dimiliki hingga jatuh tempo (held to maturity) yaitu sekuritas utang dimana investor memiliki tujuan dan kemampuan untuk memilikinya hingga jatuh tempo.

Rabu, 14 Juni 2017

Kewajiban Jangka Panjang

nama : gita larasati
npm : 53216069
kelas : 1DFO3



Jenis Jenis Obligasi
·         Obligasi dengan Jaminan atau Tanpa Jaminan
Obligasi dengan jaminan(secured bond)  memiliki aset khusus untuk dijadikan jaminan atas penerbitan obligasi tersebut. Obligasi tanpa jaminan(unsecured bond) diterbitkan melalui kredit umum pinjaman.
·         Obligasi Berjangka dan Obligasi Berseri
Obligasi berjangka(term bond) adalah obligasi yang jatuh tempo pada waktu yang bersamaan dimasa mendatang. Sedangkan obligasi berseri (serial bond) adalah obligasi yang jatuh tempo pada waktu yang berbeda.
·         Obligasi Atas Nama dan Obligasi Atas Unjuk
Obligasi atas nama (registered bond) yaitu obligasi yang diterbitkan atas nama pemilik, pembayaran bunga pada obigasi ini dilakukan dengan memeriksa catatan pemegang obligasi. Sedangkan obligasi bukan atas nama disebut dengan obligas atas unjuk (bearer bond)
·         Obligasi Konvertibel dan Obligasi yang dapat ditarik
Obligasi konvertibel(cnvertibel bond) atau obligasi yang dapat dikonversi yaitu obligasi yang dapat dikonversi menjadi saham umum berdasarkan pilihan dari pemegang obligasi. Sedangkan obligasi yang dapat ditarik (callable bond) yaitu obligasi yang dapat ditarik kembali oleh perusahaan sebelum jatuh tempo.


Prosedur Penerbitan Obligasi
>Dalam otoritas penerbitan obligasi, dewan direksi harus menetapkan jumlah obligasi   yang akan diotoritaskan, total nilai nominal dan suku bunga kontak.

>Kemudian perusahaan yang menerbitkan obligasi harus menandatangani kontrak   dikenal sebagai.

>Setelah bond indenture selesai dibuat, sertifikat obligasi (bond certificates) dicetak.

Menentukan Nilai Pasar Obligasi
Nilai pasar merupakan fungsi dari tiga faktor yang menentukan nilai sekarang:
(1) jumlah uang yang akan diterima,
(2) lamanya waktu hingga jumlah yang diterima dan
(3) suku bunga pasar.


AKUNTANSI UNTUK PENARIKAN OBLIGASI

Penebusan Obligasi Pada Saat Jatuh Tempo
Terlepas dari harga penerbitan obligasi, nilai buku obligasi pada saat jatuh tempo akan sama dengan nilai nominalnya.
Penebusan Obligasi Sebelum Jatuh Tempo
Saat obligasi ditarik sebelum jatuh tempo, maka perlu untuk:
(1) Menghapus nilai tercatat dari obligasi pada tanggal penarikan,
(2) Mencatat jumlah kas yang dibayarkan,
(3) Mengakui keuntungan atau kerugian pada saat penarikan.

AKUNTANSI  UNTUK KEWAJIBAN JANGKA PANJANG LAINNYA

Wesel Bayar Jangka Panjang
Wesel bayar untuk pendanaan utang jangka panjang cukup sering digunakan. Wesel bayar jangka panjang sama seperti wesel bayar berbunga jangka pendek kecuali jangka waktu dari wesel tersebut melebihi satu tahun. Dalam satu periode suku bunga yang tidak stabil, suku bunga pada wesel jangka panjang mengikuti perubahan dalam suku bunga pasar.

Kewajiban Sewa
Sewa merupakan perjanjian kontrak antara “pemilik properti” dan “penyewa properti”.  Dua jenis sewa yang paling umum adalah sewa operasi dan sewa pembayaran:

>Sewa operasi
Penyewaan apartemen dan penyewaan kendaran di bandaran merupakan contoh dari sewa operasi. Dalam sewa operasi, penekanannya pada penggunaan sementara properti oleh lessse. Kepemilikan aset tetap berasa di lessor. Pembayaran sewa dicatat sebagai beban oleh lessee dan sebagai pendapatan oleh lessor.

>Sewa pembayaran
Dalam kebanyakan kontrak sewa, pembayaran periodik dibuat oleh lessee dan dicatat sebagai beban sewa di laporan laba rugi.