Rabu, 12 Juli 2017

analisis laporan keuangan

nama : gita larasati
npm : 53216069
kelas : 1DFO3

1.1 DASAR DASAR ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

2.1.1 Kebutuhan Akan Analisis Kuangan
Menganalisis laporan keuangan berarti mengevaluasi tiga karakteristik dari perusahaan likuiditasnya,dan solvabilitasnya. Kreditor jangka pendek (short-term creditor)seperti bank umumnya tertarik pada kemampuan peminjam untuk membayar kewajiban saat jatuh tempo. Likuiditas dari peminjam sangatlah penting dalam mengevaluasi kemampuan bayar sebuah peminjam. Namun demikian,kreditor jangka panjang (long-term creditor) seperti pemegang obligasi,melihat pada pengukuran profitibilitas dan solvabilitas yang mengidikasikan kemampuan perusahaan untuk bertahan selama periode waktu yang panjang.

2.1.2 Cara Menganalisis Laporan Keuangan
Beragam cara digunakan untuk mengevaluasi pentingnya data laporan keuangan. Tiga cara yang umum digunakan adalah sbb :
Analisis horizontal mengevaluasi serangkaian data laporan keuangan selama periode waktu tertentu
Analsiis vertical mengevaluasi data laporan keuangan dengan menyatakan setiap pos dalam keuangan sebagai persentase dari jumlah yang akan menjadi dasar.
Analisis rasio menyatakan hubungan diantara pos-pos yang dipilih dari data laporan keuangan


1.2 PENINGKATAN MUTU Analisis Horizontal
Analisis Horizontal
Analisis horizontal dilakukan dengan cara jumlah setiap akun laporan keuangan tahun berjalan dibandingkan dengan akun yang sama pada periode sebelumnya untuk mengetahui kenaikan atau penurunan yang terjadi pada akun tersebut. Kenaikan atau penurunan tersebut dibagi dengan akun periode sebelumnya dan dikali dengan seratus persen untuk mengetahui persentase kenaikan atau penurunan pada akun tersebut dan kenaikan atau penurunan jumlah pos dihitung sebagai persentase kenaikan atau penurunan.
1.3 Aanalisis Vertikal
Analisis vertical (vertical analysis), juga disebut analisis ukuran umum, adalah sebuah teknik untuk mengevaluasi data laporan keuangan yag menyatakan setiap pos dalam sebuah laporan keuangan sebagai presentase dari jumlah dasar.
1.4 Analisis Rasio

    1.4.1 Rasio Likuiditas
Rasio Likuiditas (liquidty ratio) mengukur kemampuan jangka pendek perusahaan untuk membayar kewajibannya yang telah jatuh tempo dan memenuhi kebutuhan kas yang tak terduga (diluar prediksi perusahaan). Para kreditor jangka pendek seperti banker dan pemasok terutama tertarik untuk menilai likuiditas. Rasio-rasio yang dapat digunakan untuk menentukan kemampuan pembayaran utang jangka pendek perusahaan adalah rasio lancer,rasio cepat,perputaran piutang,dan perputaran persediaan.
Rasio lancer
Rasio lancar (current ratio) adalah pengukuran yang digunakan sacara luas untuk mengevaluasi likuiditas perusahaan dan kemmpuan membayar utang jangka pendek. Rasio tersebut dihitung dengan membagi asset lancar dengan kewajiban jangka pendek.

Rasio cepat
Rasio uji-ketajaman [cepat] adalah pengukuran likuiditas jangka pendek segera perusahaan. Rasio ini dihitung dengan membagi jumlah dari kas, investasi, jangka pendek, dan piutang bersih dengan kewajiban jangka pendek. Maka, rasio ini merupakan pendukung penting dari rasio lancar.

Perputaran piutang
Rasio ini mengukur beberapa kali rata-rata piutang dapat tertagih selama satu periode. Perputaran periode dihitung dengan membagi penjualan kredit bersih (penjualan bersih dikurangi penjualan tunai) dengan piutang bersih rata-rata.

Perputaran persediaan
Perputaran persediaan (inventory turnover) mengukur berapa kali rata-rata persediaan. Perputaran persediaan dihitung dengan membagi harga pokok penjualan dengan persediaan rata-rata. Kecuali jika terdapat factor musiman yang signifikan, perusahaan rata-rata dapat dihitung dari saldo persediaan awal dan akhir.



1.4.2 Rasio Profitabilitas
Rasio profitabilitas (profitability ratio) mengukur pendapatan atau keberhasilan operasi dari sebuah  perusahaan untuk periode waktu tertentu. Laba, atau kekeurangannya, memeranguhi kemampuan perusahaan unutuk memperoleh pendanaan utang dan ekuitas.
     1.4.3 Rasio Solvabilitas
Rasio solvabilitas (solvency ratio) mengukur kemampuan perusahaan untuk bertahan selama periode waktu yang panjang. Kreditor jangka panjang dan para pemegang saham utamanya tertarik pada kemampuan perusahaan perusahaa untuk membayar bunga pada saat jatuh tempo dan untuk membayarkan kembali jumlah pokok utang pada saat jatuh tempo.
     1.4.4 Operasi yang Dihentikan
Operasi dalam pengehentian (discontinued operation) mengacu ke pelepasan sebuah segmen yang signifikan dari sebuah bisnis. Contohnya adalah penghapusan seluruh aktivitas dan penghilangan sejumlah kelas pelangggan.

1.5 Daya Laba dan Pos – pos yang Tidak Biasa
Daya laba berarti tingkat normal laba yang akan diperoleh dimasa depan. Perbedaan daya laba dan laba bersih terletak pada jumlah pendapatan, beban, keuntungan,dan kerugian yang tidak biasa. Para pengguna tertarik dengan daya laba karena hal tersebut membantu mereka menurunkan estimasi laba dimsa depan tanpa “gangguan” pos-pos yang tidak biasa.
Bagi para pengguna laporan keuangan untuk menentukan “daya laba” atau pendapatan biasa, pos-pos “yang tidak biasa” dilaporkan secara terpisah pada laporan laba rugi. Tiga jenis-jenis “yang tidak biasa” yang dilaporkan adalah:
Operasi dalam penghentian
Pos-pos luar biasa
Perubahan dalam prinisp akuntansi

1.5.1 Pos-pos Luar Biasa
Pos-pos luar biasa (extraordinary items) adalah kejadian dan transaksi-transaksi yang memenuhi dua kondisi : pos-pos luar biasa (1) sifatnya tidak biasa dan (2) sangat jarang terjadi. Untuk menjadi “tidak sering”, pos tersebut tidak boleh diharapkan untuk terjadi kembali di masa depan yang dapat diperkirakan.

1.5.2 Perubahan dalam Prinsip Akuntansi
Untuk mempermudah perbandingan, laporan keuangan diharapkan agar dibuat dengan dsar yang konsisten dengan periode sebelumnya. Ketika terdapat pilihan atas prinsip akuntansi,prinsip yang awalnya telah dipilih harus ditetapkan secara konsisten dari peiode ke periode.
Ketika perubahan dalam prinsip akuntansi telah terjadi :
Prinsip yang baru harus digunakan dalam melaporkan hasil operasi pada tahun tersebut.
Pengaruh kumulatif dari perubahan tersebut pada seluruh tahun laporan laba rugi terdahulu harus dilaporkan bersih dari pajak yang berlaku pada bagian khusus sebelum laba bersih.

Laba Komprehensif
Kebanyakan pendapatan, beban, keuntungan, dan kerugian, yang diakui selama periode dimasukkan dalam laba. Bagaimanapu juga, dengan berjalannya waktu, pengecualian khusus terhadap praktik umum ini telah berkembang. Beberapa pos kini tidak masuk ke dalam laba dan dilaporkan langsung pada ekuitas pemegang saham.
Mengapa keutungan dan kerugian pada sekuritas yang tersedia untuk dijual ini tidak dimasukkan dalam laba bersih? Sebab dengan mengukapkannya secara terpisah akan.
Mengurangi ketidakstabilan laba bersih karena fluktuasi pada nilai wajar, namu tetap
Menginformasikan kepada pengguna laporan keuangan mengenai keuntungan atau kerugian yang akan dialami jika sekuritas tersebut dijual pada nilai wajar.

1.6 Keterbatasan Analisis Laporan Keuangan
Keputusan bisnis yang penting sering kali dibuat dengan menggunakan satu atau lebih cara-cara menganalisis yang diilustrasikan di bab ini. Namun, anda harus waspada dengan ketebatasan dari cara-cara ini laporan keuangan yang mendasarinya.


                1.6.1 Estimasi
Laporan keuangan mencakup banyak estimasi angka. Estimasi digunakan dalam menentukan penyisihan piutang tidak tertagih, depresiasi periodic, biaya garansi, dan kerugian kontinjensi. Seandainya estimasi-estimasi ini tidak akurat, maka rasio dan presentase keuangan jugs tidak akurat
      1.6.2 Biaya
Laporan keuangan tradisional didasarkan pada biaya perolehan dan tidak disesuaikan dengan perubahan tingkat harga. Perbandingan data keuangan yang tidak disesuaikan dari periode-periode yang berbeda mungkin dapat menjadi tidak valid karena adanya inflasi atau deflasi yang signifikan.

    1.6.3 Metode Akuntansi Alternatif
Perusahaan beragam dalam penggunaan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum. Keragaman tersebut dapat menyulitkan perbandingan. Sebagai contoh, satu perusahaan mungkin menggunakan metode FIFO untuk biaya persediaan  perusahaan lain pada industry yang sama mungkin menggunakan LIFO.
ika persediaan adalah asset yang penting bagi kedua perusahaan,tidak mungkin rasio lancar mereka dapat diperbandingkan.

    1.6.4 Data yang Berbeda
Data akhir tahun pajak mungkin tidak sama dengan kondisi keuangan selama tahun tersebut. Perusahaan sering kali membuat akhir tahun  pajak yang sesuai dengan titik rendah pada aktivitas operasi atau pada tingkat persediaan. Maka, beberapa saldo (kas, piutang, utang, dan persediaan) mungkin tidak mewakili saldo pada akun-akun selama tahun tersebut.

     1.6.5 Keberagaman (Diversifikasi) perusahaan
Keberagaman dalam lingkungan global juga membatasi kegunaan analisis keuangan. Banyak perusahaan kini sangat beragam sehingga mereka tidak dapat digolongkan ke dalam satu industry tunggal-mereka telah menjadi kolongmerat yang sebenarnya. Perusahaan yang satu dengan lainnya tampak dapat diperbandingan tetapi sebenarnya tidak.

Laporan Arus Kas

nama : gita larasati
npm : 53216069
kelas : 1DFO3

1.  PENGERTIAN LAPORAN ARUS KAS
Laporan arus kas (Inggris : cash flow statement atau statement of cash flows) adalah bagian dari laporan keuangan suatu perusahaan yang dihasilkan pada suatu periode akuntansi yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang (kas ) perusahaan. Informasi ini penyajiannya diklasifikasikan menurut jenis kegiatan yang menyebabkan terjadinya arus kas masuk dan kas keluar tersebut. Kegiatan perusahaan umumnya terdiri dari tiga jenis yaitu, kegiatan operasional, kegiatan investasi serta kegiatan keuangan.

2. KEGUNAAN LAPORAN ARUS KAS
Laporan arus kas melaporkan penerimaan kas pembayaran kas, dan perubahan bersih pada kas. Yang dihasilkan dari akivitas operasi, investasi dan pendanaan selama satu periode.
Kemampuan entitas dalam memperoleh arus kas dimasa depan
Dengan memeriksa hubugan antar pos pada laporan arus kas, para investor dan pihak lainnya dapat membuat prediksi mengenai jumlah, waktu, dan ketidakpastian mengenai arus kas dimasa depan dengan lebih baik dibandingkan jika mereka menggunakan data akrual.
Kemampuan entitas untuk membayar dividen dan memenuhi kewajiban
Jika sebah perusahaan tidak memiliki cukup kas, mereka tidak dapat membayaar karyawan, melunasi utang, atau membayar dividen. Para karyawan, kreditor, dan pemegang saham umumnya tertarik terurtama pada laporan ini, karena laporan ini sendiri menunjukkan arus kas dalam kegiatan bisnis.

3. PENGGOLONGAN ARUS KAS
Laporan arus kas menggolongkan penerimaan kas dan pembayaran kas menjadi aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.
Arus kas dari aktivitas operasi merupakan indikator yang menentukan apakah dari operasinya perusahaan dapat menghasilkan arus kas yang cukup untuk melunasi pinjaman, memelihara kemampuan operasi perusahaan, membayar dividen, dan melakukan investasi baru tanpa mengandalkan pada sumber pendanaan dari luar. Aktivitas operasi mencangkup pengaruh kas dari transaksi yang menghasilkan pendapatan dan beban.
Arus kas dari aktivitas investasi mencerminkan penerimaan dan pengeluaran kas sehubungan dengan sumber daya yang bertujuan untuk menghasilkan pendapatan dan arus kas masa depan Aktivitas investasi mencakup (a) Memperoleh  dan menjual investasi dan aset tetap, dan (b) menunjang uang dan menagih pinjaman.
Arus kas dari aktivitas pendanaan adalah arus kas yang timbul dari penerimaan dan pengeluaran kas sehubungan dengan transaksi pendanaan jangka panjang dengan kreditur dan pemegang saham perusahaan Aktivitas pendanaan mencakup (a) memperoleh kas daripenerbitan utang dan membayarkan jumlah membayarkan jumlah yang dipinjam, (b) memperoleh kas dari pemegang saham dan memberikan pengembalian atas investasi pemegang saham .

4. AKTIVITAS NON KAS YANG  PENTING
Penerbitan saham biasa untuk membeli aset
Pengubahan (konversi) obligasi menjadi saham biasa
Penerbitan utang untuk membeli aset
Pertukaran aset pabrik
Aktivitas pendanaan dan investasi yang penting yang tidak mempengaruhi kas tidak dilaporkan dalam laporan arus kas.


5. BENTUK DARI LAPORAN ARUS KAS
Bentuk umum dari laporan arus kas menyajikan hasil dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan, serta aktivitas investasi dan pendanaan nonkas yang penting. Arus kas dari aktivitas operasi selalu disajikan pada bagian awal. Kemudian diikuti oleh bagian aktivitas investasi dan aktivitas pendanaan.

6. MENYUSUN LAPORAN ARUS KAS
Metode Langsung, yaitu menyajikan kelompok utama penerimaan kas bruto dan
 pembayaran kas bruto;
Metode tidak langsung, yaitu dimulai dengan laba rugi periode berjalan dan
menyesuaikan laba rugi tersebut dengan transaksi non kas, akrual, dan tangguhan dari
 pos yang penghasilan atau pengeluaran dalam aktivitas inevestasi dan pendanaan.

Langkah 1 : Menentukan kas bersih yang dihasilkan atau digunakan oleh aktivitas operasi dengan mengubah laba bersih dari basis akrual menjadi basis kas
Langkah 2 : Menganalisis perubahan pada akun aset dan kewajiban tidak lancar dan mencatatnya sebagai aktivitas investasi dan pendanaan, atau sebagai transaksi nonkas yang penting
Langkah 3 : Membandingkan perubahan bersih pada kas di laporan arus kas dengan perubahan pada akun kas yang dilaporkan pada neraca untuk memastikan jumlahnya sesuai.

Rabu, 21 Juni 2017

INVESTASI

nama : gita larasati
npm : 53216069
kelas : 1DFO3


Pengertian Investasi

Istilah investasi sebenarnya berasal dari kata investire yang berarti memakai atau menggunakan. Berdasarkan arti katanya, pengertian investasi adalah penanaman modal atau penanaman uang dalam proses produksi dengan membeli gedung-gedung, mesin-mesin, bahan-bahan cadangan, penyelenggaraan uang kas serta perkembangannya. Dalam hal ini cadangan modal barang diperbesar selama tidak ada modal barang yang harus diganti.
Pada dasarnya investasi adalah membeli suatu aset yang diharapkan di masa datang dapat dijual kembali dengan nilai yang lebih tinggi. Investasi juga dapat dikatakan sebagai suatu penundaan konsumsi saat ini untuk konsumsi masa depan. Harapan pada keuntungan di masa datang merupakan kompensasi atas waktu dan risiko yang terkait dengan suatu investasi yang dilakukan.

Jenis-jenis investasi

1. Tabungan
Menyimpan sejumlah uang di bank yang dapat diambil dan dipergunakan di kemudian hari jika pemilik tabungan memerlukan.
Keuntungan Tabungan
1. Dapat diambil kapan saja dan tidak memiliki risiko.
2. Transaksinya mudah
Kerugian Tabungan
1. Uang dapat dengan mudah berkurang, karena dapat diambil kapan saja dengan mudah
2. Bunga tabungan kecil.

2. Deposito
Menyimpan uang untuk periode tertentu, bila belum jatuh tempo uang tidak dapat diambil atau akan mendapat penalti/ denda bila diambil sebelum waktunya.   Dendanya disesuaikan dengan kesepakatan yang telah diperjanjikan.
Keuntungan Deposito
1. Risiko sangat rendah.
2. Bunga yang dapat diterima lebih besar dibandingkan tabungan biasa.
Kerugian Deposito
1. Keuntungan atau bunga yang diterima lebih sedikit bila dibandingkan dengan jenis investasi lain yang berhadapan langsung dengan risiko pasar.

3. Obligasi
Obligasi merupakan surat tanda bukti hutang, merupakan bukti bahwa kita memberikan hutang kepada perusahaan tertentu atau pemerintah.
Keuntungan Obligasi
1. Memberikan pendapatan tetap (fixed income) berupa kupon.
2. Keuntungan atas penjualan obligasi (capital gain).
3. Bunga lebih besar dibandingkan deposito.
Kerugian Obligasi
1. Risiko perusahan tidak mampu membayar kupon obligasi maupun risiko perusahaan tidak mampu mengembalikan pokok obligasi.
2. Risiko Tingkat Suku Bunga (Interest Rate Risk).
3. Jangka waktu panjang (> 1 tahun), sehingga tidak dapat dicairkan bila diperlukan atau bila ingin berinvestasi lain.
4. Bila pihak yang berhutang bangkrut, berarti tidak dapat mengembalikan hutangnya.

4. Saham
Memiliki saham berarti Anda memiliki kepemilikan dalam suatu perusahaan. Uang yang kita tanamkan dijadikan sebagai modal untuk perusahaan tersebut. Perusahaan akan memberikan keuntungan yang diterima kepada para pemegang saham yang disebut sebagai deviden. Bila dinilai baik atau banyak orang yang berminat untuk membeli saham suatu perusahaan, harganya akan naik, sehingga bila Anda menjual sahamnya akan memperoleh keuntungan. Sebaliknya, bila perusahaan menderita kerugian, harga sahamnya dapat turun sehingga Anda dapat menderita kerugian.

Keuntungan Saham
1. Dapat mendatangkan keuntungan yang sangat besar bila harga saham naik.
2. Dengan modal sedikit, dapat diperoleh hasil berkali-kali lipat.
Kerugian Saham
1. Risiko kehilangan modal jika perusahaan bangkrut/ pailit
2. Risiko kehilangan juga terjadi ketika harga saham turun.

Mengapa perusahaan berinvestasi

mengapa beberapa perusahaan seperti bank melakukan investasi adalah untuk memperoleh laba dari pendapatan investasi (earning from investment income). Walaupun bank-bank memperoleh penghasilan dengan berinvestasi pada sekuritas utang dan saham perusahaan lain. Namun permohonan pinjaman berubah baik secara musiman dan sejalan dengan perubahan iklim ekonomi. Maka, ketika permohonan pinjaman sedang rendah, bank harus menemukan alternatif lain untuk penggunaan kasnya. Badan pengantur perbankan (biasanya bank sentar, di Indonesia adalah Bank Indonesia) sangat membatasi kebebasan bank untuk berinvestasi pada saham karena mengadung risiko. Karenanya, kebanyakan investasi yang dimiliki oleh bank adalah sekuritas utang.

Akutansi untuk Investasi Utang

Investasi utang adalah investasi pada obligasi pemerintahan dan obligasi perusahaan. Pada akutansi untuk investasi utang, jurnal-jurnal dibutuhkan untuk mencatat:
•Mencatat Perolehan Obligasi
Pada saat perolehan, berlaku prinsip harga atau biaya perolehan (cost principle). Biaya perolehan meliputi seluruh pengeluaran yang diperlukan untuk memperoleh investasi, seperti harga yang dibayarkan ditambah biaya (komisi) jika ada.
•Mencatat Bunga Obligasi
•Mencatat penjualan obligasi
Ketika obligasi dijual, kita mengkredit akun investasi sebesar biaya obligasi. Selisih antara hasil penjualan bersih dari penjualan harga jual dikurang komisi broker) dan biaya obligasi dicatat sebagai keutungan atau kerugian.

Akuntansi untuk Investasi Saham

Investasi saham (stock invesment) adalah investasi pada saham modal perusahaan. Ketika sebuah perusahaan memiliki saham/utang beberapa perusahaan berbeda, sekumpulan sekuritas tersebut dikenal dengan portofolio investasi.

Kepemilikan Kurang dari 20%
Untuk investasi saham yang kurang dari 20%, metode biaya digunakan. Berdasarkan metode biaya, investasi dicatat pada biaya perolehanya dan pendapatan hanya diakui ketika dividen kas diterima.
Mencatat pembelian pada investasi saham
Pada saat pembelian suatu saham, berlaku prinsip harga perolehan.
Mencatat penjualan saham
Ketika saham dijual, selisih antara penjualan bersih dan biaya perolehan saham diakui sebagai keuntungan / kerugian.

Kepemilikan antara 20% dan 50%
Ketika perusahaan investor hanya memiliki sebagian kecil dari kepemilikan saham perusahaan lainya, investor tidak dapat mengendalikan investee. Tetapi ketika investor memiliki antara 20% dan 50% saham biasa sebuah perusahaan, dipastikan bahwa investor memiliki pengaruh signifikan atas aktifitas keuntungan dan operasi dari investee.
Mencatat akusisi investasi saham
Mencatat pendapatan dan dividen

Kepemilikan lebih dari 50%
Sebuah perusahaan yang memiliki lebih dari 50% saham biasa entitas dikenal. Entinitas yang sahamnya dimiliki oleh induk perusahaan disebut anak perusahaan. Sehingga ketika perusahaan memiliki lebih dari 50% maka saham biasa perusahaan pada umumnya perusahaan harus membuat laporan keuangan konsolidasi yang didalamnya menyajikan total asset dan kewajiban yang dikendalikan oleh induk perusahaan, dan menyajikan pendapatan dan beban perusahaan konsolidasi inidibuat sebagai tambahan atas laporan keuangan induk perusahaan dan anak perusahaan secara terpisah, dan konsolidasi ini berguna karena mengindikasikan besar dan lingkup operasi perusahaan dibawah kendali bersama.

Menilai dan Melaporkan Investasi

Penilaian dapat dilakukan pada biaya perolehan, pada nilai wajar (nilai pasar) atau pada nilai terendah antara biaya perolehan atau nilai pasar. Nilai wajar merupakan pendekatan terbaik karena mewakili harapan akan nilai kas yang dapat diakui dari sekuritas.

Kategori Sekuritas

Untuk tujuan penilaian dan pelaporan pada tanggal laporan keuangan , investasi saham dan utang diklasifikasikan menjadi 3 kategori sekuritas :
√Sekuritas untuk diperdagangkan (trading) yaitu sekuritas yang dibeli dan dimiliki terutama untuk dijual dalam waktu dekat untuk memperoleh pendapatan dari selisih harga beli dan harga jual jangka pendek.
sekuritas yang diperdagangkan dimiliki dengan tujuan untuk menjualnya pada periode yang singkat (umumnya kurang dari sebulan). Sekuritas yang diperdagangkan dilaporkan pada nilai wajar dan perubahan dari biaya dilaporkan sebagai bagian dari laba bersih.perubahan dilaorkan sebagai keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi karena sekuritas belum dijual. Keuntungan atau kerugian yang belum diperoleh adalah selisih antara biaya total dan sekuritas yang diperdangkan dan total nilai wajarnya.
√Sekuritas yang tersedia untuk dijual (available for sale) yaitu sekuritas yang dimiliki dengan tujuan untuk dijual di suatu waktu di masa depan.
Sekuritas yang tersedia untuk dijual dimiliki dengan tujuan untuk dijual suatu saat di masa depan. Jika tujuannya adalah untuk menjual sekuritas di dalam tahun atau siklus operasi  berikutnya, sekuritas akan diklasifikasikan sebagai aset lancar di neraca. Jika tidak, akan diklasifikasikan sebagai aset jangka panjang pada bagian investasi di neraca. Sekuritas yang tersedia untuk dijual juga dilaporkan pada nilai wajar.
√Sekuritas yang dimiliki hingga jatuh tempo (held to maturity) yaitu sekuritas utang dimana investor memiliki tujuan dan kemampuan untuk memilikinya hingga jatuh tempo.

Rabu, 14 Juni 2017

Kewajiban Jangka Panjang

nama : gita larasati
npm : 53216069
kelas : 1DFO3



Jenis Jenis Obligasi
·         Obligasi dengan Jaminan atau Tanpa Jaminan
Obligasi dengan jaminan(secured bond)  memiliki aset khusus untuk dijadikan jaminan atas penerbitan obligasi tersebut. Obligasi tanpa jaminan(unsecured bond) diterbitkan melalui kredit umum pinjaman.
·         Obligasi Berjangka dan Obligasi Berseri
Obligasi berjangka(term bond) adalah obligasi yang jatuh tempo pada waktu yang bersamaan dimasa mendatang. Sedangkan obligasi berseri (serial bond) adalah obligasi yang jatuh tempo pada waktu yang berbeda.
·         Obligasi Atas Nama dan Obligasi Atas Unjuk
Obligasi atas nama (registered bond) yaitu obligasi yang diterbitkan atas nama pemilik, pembayaran bunga pada obigasi ini dilakukan dengan memeriksa catatan pemegang obligasi. Sedangkan obligasi bukan atas nama disebut dengan obligas atas unjuk (bearer bond)
·         Obligasi Konvertibel dan Obligasi yang dapat ditarik
Obligasi konvertibel(cnvertibel bond) atau obligasi yang dapat dikonversi yaitu obligasi yang dapat dikonversi menjadi saham umum berdasarkan pilihan dari pemegang obligasi. Sedangkan obligasi yang dapat ditarik (callable bond) yaitu obligasi yang dapat ditarik kembali oleh perusahaan sebelum jatuh tempo.


Prosedur Penerbitan Obligasi
>Dalam otoritas penerbitan obligasi, dewan direksi harus menetapkan jumlah obligasi   yang akan diotoritaskan, total nilai nominal dan suku bunga kontak.

>Kemudian perusahaan yang menerbitkan obligasi harus menandatangani kontrak   dikenal sebagai.

>Setelah bond indenture selesai dibuat, sertifikat obligasi (bond certificates) dicetak.

Menentukan Nilai Pasar Obligasi
Nilai pasar merupakan fungsi dari tiga faktor yang menentukan nilai sekarang:
(1) jumlah uang yang akan diterima,
(2) lamanya waktu hingga jumlah yang diterima dan
(3) suku bunga pasar.


AKUNTANSI UNTUK PENARIKAN OBLIGASI

Penebusan Obligasi Pada Saat Jatuh Tempo
Terlepas dari harga penerbitan obligasi, nilai buku obligasi pada saat jatuh tempo akan sama dengan nilai nominalnya.
Penebusan Obligasi Sebelum Jatuh Tempo
Saat obligasi ditarik sebelum jatuh tempo, maka perlu untuk:
(1) Menghapus nilai tercatat dari obligasi pada tanggal penarikan,
(2) Mencatat jumlah kas yang dibayarkan,
(3) Mengakui keuntungan atau kerugian pada saat penarikan.

AKUNTANSI  UNTUK KEWAJIBAN JANGKA PANJANG LAINNYA

Wesel Bayar Jangka Panjang
Wesel bayar untuk pendanaan utang jangka panjang cukup sering digunakan. Wesel bayar jangka panjang sama seperti wesel bayar berbunga jangka pendek kecuali jangka waktu dari wesel tersebut melebihi satu tahun. Dalam satu periode suku bunga yang tidak stabil, suku bunga pada wesel jangka panjang mengikuti perubahan dalam suku bunga pasar.

Kewajiban Sewa
Sewa merupakan perjanjian kontrak antara “pemilik properti” dan “penyewa properti”.  Dua jenis sewa yang paling umum adalah sewa operasi dan sewa pembayaran:

>Sewa operasi
Penyewaan apartemen dan penyewaan kendaran di bandaran merupakan contoh dari sewa operasi. Dalam sewa operasi, penekanannya pada penggunaan sementara properti oleh lessse. Kepemilikan aset tetap berasa di lessor. Pembayaran sewa dicatat sebagai beban oleh lessee dan sebagai pendapatan oleh lessor.

>Sewa pembayaran
Dalam kebanyakan kontrak sewa, pembayaran periodik dibuat oleh lessee dan dicatat sebagai beban sewa di laporan laba rugi.

Rabu, 10 Mei 2017

dividen, saldo laba, dan laporan saldo laba (lanjutan)

nama : gita larasati
NPM : 53216069
kelas : 1DFO3

Dividen adalah pembagian oleh perusahaan kepada para pemegan sahamnya secara pro rata (proporsional).


A.     Dividen Tunai

Untuk dapat membaar dividen tunai, sebuah perusahaan harus memiliki:

             1.      Saldo laba

             2.      Kas yang cukup

             3.      Pengumuman dividen

             4.      Dividen saham


B.     Dividen Saham

Dividen saham (Stock Dividend) adalah pembagian saham perusahaan yang bersangkutan secara pro rata kepada pemegang sahamnya.


C.     Saldo Laba

Saldo laba atau laba ditahan adalah laba yang tidak dibagikan oleh perusahaan kepada pemegang sahamnya


D.     Batasan Penggunaan Saldo Laba

Pembatasan dapat disebabkan oleh alasan-alasan berikut:

1.      Batasan legal

2.      Batasan kontraktual

3.      Batasan sukarela


E.     Laporan Saldo Laba

Laporan saldo laba (retained earnings statement) adalah laporan keuangan yang menunjukkan perubahan saldo laba selama setahun berjalan.


F.      LAPORAN LABA RUGI PERSEROAN TERBATAS

Laporan laba rugi (income statement)adalah laporan yang menyajikan pendapatan dan beban serta laba atau rugi bersih yang dihasilkan selama satu periode waktu tertentu. Perseroan terbatas sama dengan laporan perseorangan atau persekutuan kecuali pelaporan pajak penghasilan (di indonesia disebut dengan pajak badan)


LABA PER-SAHAM (LPS) DAN DIVIDEN SAHAM PREFEREN


laba perlembar saham = laba yang tersedia bagi pemegang saham biasa : jumlah rata-rata saham biasa yang beredar.


Laba Per Saham

·         Semua perusahaan publik diwajibkan menyajikan LPS (ayat 6)

·         LPS yang disajikan adalah LPS dasar dan LPS dilusian

·         Struktur modal sederhana: struktur modal tanpa adanya sekurits ang memiliki potensi diubah menjadi saham biasa dan pengaruhnya dilutif. LPS yang wajib disajikan adalah LPS dasar.

·         Struktur modal kompleks: struktur modal dengan sekuritas yang memiliki potensi diubah menjadi saham biasa dan pengaruhnya dilutif. LPS yang wajib disajikan LPS dasar dan LPS dilusin

·         LPS dilusin: LPS dasar – pengaruh sekuritas dilutif

LPS Dasar
Simple capital structure (basic EPS)

Ketika sebuah PT memiliki saham biasa dan saham preferen, dividen saham preferen tahun berjalan harus dikurangkan dulu dari laba bersih sehingga diperoleh laba bersih yang dapat dibagikan kepada pemegang saham biasa.

LPS Dilusian
Complek capital structure (diluted EPS)
adalah jumlah laba pada suatu periode yang tersedia untuk setiap saham biasa yang beredar selama periode pelaporan dan efek lain yang asumsinya diterbitkan bagi semua efek berpotensi saham biasa yang sifatnya dilutive yang beredar sepanjang periode pelaporan.

Opsi dan Waran
Digunakan metode Saham Treasuri dengan asumsi:
Konversi dengan saham biasa dilakukan pada awal periode atau pada tanggal pemberian/penerbitan bila tanggal ini lebih akhir.
Kas hasil penukaran digunakan untuk membeli kembali saham biasa sebagai saham treasuri pada harga pasar sama dengan harga pasar rata-rata periode yang bersangkutan.

Selasa, 25 April 2017

BAB 4 Perseroan Terbatas : Organisasi dan Transaksi Modal Saham (lanjutan)

vJENIS JENIS SAHAM DAN KARAKTERISTIK SAHAM

A.  Saham Biasa
Merupakan pemilik sebenarnya dari perusahaan. Mereka menanggung risiko dan mendapatkan keuntungan.

B.  Saham Preferen
Saham preferen ini mendapatkan hak istimewa dalam pembagian dividen dibanding dengan saham biasa.

C.  Kapan Investor Membeli Saham?
1.      Membeli pada saat penawaran umum atau biasa disebut Pasar Perdana / Penawaran Saham Perdana.
Jika Anda ingin membeli saham pada saat pasar perdana ini, Anda dapat mengisi Formulir Pemesanan Pembelian Saham (FPPS) yang terdapat pada prospektus ringkas atau yang terdapat pada Agen-agen Penjual Saham yang ditunjuk dan mengirimkan kembali formulir tersebut disertai dengan pengiriman dana ke alamat yang tertera pada formulir.

2.      Membeli saham yang telah beredar.
Salah satu fungsi penting dari keberadaan Bursa Efek di Indonesia pada saat ini adalah menyediakan jaringan perdagangan Efek atau sebagai pasar sekunder untuk setiap Efek yang tercatat di bursa. Melalui jaringan perdagangan inilah para Anggota Bursa melaksanakan perdagangan Efek, diantaranya kegiatan beli dan jual Saham.


D.  Untuk Apa Membeli Saham?
1.      Memberikan potensi keuntungan yang tinggi
2.      Jangka panjang pasti memberikan hasil
3.      Jika harga saham naik, akan untung . jika harga saham turun juga akan untung
4.      Dana dapat dicairkan dengan mudah
5.      Dapat berinvestasi dengan modal minim


E.  Kenapa Harus Memilih Saham?
1.      Dividen
Yaitu pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan penerbit saham tersebut atas keuntungan yang dihasilkan perusahaan, deviden diberikan setelah mendapat persetujuan dari pemegang saham dalam RUPS. Deviden yang dibagikan perusahaan dapat berupa deviedn tunai artinya kepada setiap pemegang saham diberikan deviden berupa uang tunai dalam jumlah rupiah tertentu untuk setiap saham atau dapat pula berupa deviden stock yang artinya setiap pemegang saham diberikan deviden sejumlah saham sehingga sejumlah saham yang dimiliki investor bertambah dengan adanya pembagian dividen stock tersebut.

2.      Capital Gain
Capital gain merupakan selisih antara harga beli dan harga jual, dimana harga jual lebih tinggi dari harga beli, capital gainterbentuk dengan adanya aktifitas perdagangan di pasar sekunder. Misalnya seorang pemodal membeli saham BUMI dengan harga per lembar Rp.5000 kemudian menjualnya dengan harga Rp.5500 per lembarnya, yang berarti pemodal tersebut telah mendapatkan capital gain sebesar Rp.500 untuk setiap saham yang dijualnya. Umumnya pemodal dengan orientasi jangka pendek untuk mengejar keuntungan melalui capital gain.

3.      Saham Bonus
Saham bonus (jika ada) yaitu saham yang dibagikan perusahaan kepada pemegang saham yang diambil dari agio saham, agio saham adalah selisih antara harga jual terhadap harga nominal saham tersebut pada saat perusahaan melakukan penawaran umum dipasar perdana, misalnya setiap saham dengan nilai nominal Rp.500 dijual dengan harga Rp.800 maka setiap saham akan memberikan agio kepada perusahaan sebesar Rp.300 setiap sahamnya.

 vMACAM MACAM SAHAM PREFEREN
1.      Saham preferen komulatif dan non komulatif
Saham preferen komulatif adalah saham yang menetapkan jika perusahaan tidak mengumumkan dividen untuk golongannya, dividen ini akan diakumulasikan dan harus dibayar kemudian hari sebelum dividen dibayarkan kepada para pemegang saham biasa. Sedangkan non komulatif adalah jenis saham yang tidak memerlukan penetapan jumlah dividen yang berlaku. Dividen ini tidak dibayarkan pada tahun tertentu, berarti tidak akan dibayarkan untuk selamanya.

2.      Saham preferen konvertibel

3.      Saham prefen yang dapat ditarik
Adalah saham yang dapat ditarik jika saham itu dapat ditebus sesuai dengan kehendak perusahaan tersebut.

4.      Saham preferen yang dapat ditebus


vSAHAM TREASURE
Definisi
Saham Treasure adalah saham sendiri yang dibeli kembali dan disimpan atas nama perseroan dan tidak dihentikan peredarannya secara normal.

Ø  Alasan perusahaan membeli saham treasure
·         Untuk memperkecil jumlah pajak
·         Untuk menaikkan harga saham
·         Untuk mengurangi jumlah pemegang saham

Ø  Akuntansi saham treasure
·         Saham ini harus dilaporkan sebagai pengurang terhadap modal sendiri secara total
·         Tidak boleh dianggap seagai aktiva

Rabu, 12 April 2017

BAB 4 PERSEROAN TERBATAS : ORGANISASI DAN TRANSAKSI MODAL SAHAM PT

Nama : gita larasati
NPM : 53216069
Kelas : 1DFO3

yaitu suatu bentuk entitas yang terpisah dan berbeda dengan pemiliknya.

BENTUK-BENTUK ORGANISASI PERSEROAN TERBATAS,
     Berdasarkan :
1.       Tujuan                  : yaitu untuk memperoleh laba atau tidak memperoleh laba.
2.       Kepemilikan          : antara yang dimilik olehpublik atau yang dimiliki oleh kalangan terbatas

v    KARAKTERISTIK PERSEROAN TERBATAS
1.       Adanya pemisahan secara hukum
Sebagai fungsi terpisah secara hukum perusahaan akan bertindak sebagai dirinya sendiri dan bukan sebagai nama pemiliknya

2.       Kewajiban terbatas dari pemegang saham
Karena perseroan terbatas adalah entitas terpisah maka kreditur hanya dapat meminta jaminan atas perusahaan

3.       Hak kepemilikan dapat dipindah tangankan
Kepemilikan pada perseroran terbatas dinyatakan dengan jumlah saham yang dimiliki oleh perseroan tsb. Jumlah saham ini dapat di pindahkan oleh pemegang saham

4.       Kemampuan untuk memperoleh modal
Penerbitan saham merupakan cara yang paling mudah untuk memperoleh tambahan modal bagi perseroan tsb

5.       Umur yang tidak terbatas
Umur perseroan terbatas dimulai pada saat dibuat akte pendirian. Masa operasional dapat tidak terbatas/ terbatas untuk beberapa umur saja

6.       Manajemen perseroan terbatas
Pemegang saham secara hukum adalah milik perusahaan. Dewan direksi juga memilih pelaksana seperti presiden direktur/wakilnya untuk melakukan kegiatan manajemen sehari-hari

7.       Peraturan pemerintahan
Perseroan terbatas merupakan subjek berbagai peraturan negara bagian, pemerintah daerah maupun federal pemerintah pusat. UU federal mengatur tentang penjualan saham kepada public

8.       Pajak tambahan
Baik perusahaan perseorangan/persekutuan wajib membayar pajak penghasilan laba perusahaan pemilik akan dilaporan terhadap surat pemberitahuan pajak penghasilan.

HAK KEPEMILIKAN PEMEGANG SAHAM
Ketika akta(salinan bentuk persetujuan dari permohonan pendirian perseroan) selesai dibuat,perseroan terbatas dapat memulai penjualan hak kepemilikan dalam bentuk saham.

MODAL PERSEROAN TERBATAS
1. MODAL DISETOR
Modal disetor adalah total jumlah kas dan aset lain yang diterima oleh perseroan terbatas yang berasal dari pemegang saham dengan mempertukarkan saham perusahaan.

2. SALDO LABA
saldo laba atau laba di tahan adalah laba bersih yang di tahan oleh pihak perusahaan.laba bersih yang di catat dalam saldo laba berasal dari ayat jurnal penutup dengan mendebit ikhtisar laba rugi dan mengkredit saldo laba.

Akuntansi untuk penerbitan saham biasa
-Penerbitan saham biasa
-Dengan nilai nominal secara tunai
-Tanpa nilai nominal secara tunai
-Untuk jasa atau aset nominal

Akuntansi untuk saham Treasure
-Pembelian saham tresure
-Penjualan saham treasure:
  a) Diatas biaya perolehan
  b) Dibawah biaya perolehan

Saham Preferen
-Prioritas atas deviden
-Deviden kumulatif
-Penyajian dan analisis laporan
-Nilai buku versus nilai saham

PENYAJIAN DAN ANALISIS LAPORAN
-          Penyajian
-          Analisis nilai buku perusahaan
-          Nilai buku versus nilai saham

3 HAL PENTING UNTUK PEMBAGIAN DEVIDEN :
1.       Tersedianya laba ditahan/laba bersih
2.       Adanya arus kas yang cukup
3.       Wewenang dari dewan komisaris