Minggu, 01 April 2018

KOMUNIKASI BISNIS

DEFINISI KOMUNIKASI BISNIS
pengertian komunikasi bisnis | adalah terdiri dari dua suku kata, yaitu komunikasi dan bisnis. Komunikasi sendiri adalah sebagai aktivitas dasar manusia untuk berhubungan dengan satu sama lain dalam kehidupan sehari-hari. Bisnis adalah suatu struktur secara dinamis, dari pertukaran gagasan, perasaan dan usaha bersama, dengan tujuan memperoleh keuntungan.
Bisnis hanya bisa dilakukan apabila ada dua orang atau lebih yang berinteraksi dan berkomunikasi. Bisnis bisa dilakukan baik seseorang atau suatu badan, dengan bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu.

TUJUAN KOMUNIKASI BISNIS
Tujuan komunikasi bisnis menurut James J. Floyd dan Jerry L. Winsor dan B Curtis diantaranya adalah:
1. Menyelesaikan Masalah dan Membuat Keputusan.
Pendapat ini sangat tepat karena semakin tinggi seseorang dalam suatu bisnis, maka seseorang tersebut akan bergantung kepada keahlian sesorang dalam membuat keputusan dan memecahkan masalah untuk mencapai sebuah keberhasilan.
2. Mengevaluasi Perilaku.
Penilaian diperlukan oleh para anggota organisasi guna mengetahui dan untuk mengoreksi hal-hal apa saja yang akan dan telah dilakukan terhadap prestasi mereka. Penilaian semacam ini juga memerlukan kepekaan dan keahlian komunikasi.
3. Pemenuhan kebutuhan barang dan jasa
Menurut Soeganda Priyatna, pemenuhan kebutuhan barang yang diperlukan masyarakat adalah tujuan komunikasi bisnis. Tujuan kegiatan bisnis sendiri adalah untuk memperoleh laba. Setiap organisasi menetapkan tujuan bisnisnya berkaitan dengan sistem nilai masyarakat tempat organisasi atau lembaga bisnis tersebut beroperasi.

FUNGSI KOMUNIKASI BISNIS
Fungsi dari komunikasi bisnis menurut sutrisna dewi adalah:
1. Informatif
Setiap informasi sangat dibutuhkan oleh pimpinan dan anggota organisasi guna menyelesaikan setiap tugas-tugas mereka. Informasi tersebut digunakan sebagai upaya organisasi untuk mencapai tujuannya.
2. Pengendalian (Regulatory)
Komunikasi bisnis sangat berfungsi sebagai pengatur dan pengendali organisasi. Prosedur, perintah peraturan dan laporan inilah yang disebut berupa komunikasi bisnis.
3. Persuasif
Dengan komunikasi, bisa digunakan untuk mengajak, mengikuti atau menjalankan ide/ gagasan atau tugas.
4. Integratif
Komunikasi memungkinkan membagi organisasi menjadi beberapa bagian atau departemen akan tetap merupakan satu kesatuan yang utuh.
Bentuk Komunikasi Bisnis
Setiap perusahaan memiliki cara tersendiri dalam melakukan komunikasi bisnis. Contohnya perusahaan kecil, penyampaian informasi bisa dilakukan secara langsung kepada karyawan atau pihak lain. Sedangkan bagi perusahaan besar yang memiliki ribuan karyawan tentu penyampaian informasi tersebut harus dilakukan secara khusus.
Menurut Djoko Purwanto, pola komunikasi bisa dikelompokkan menjadi saluran komunikasi formal (formal communications channel) dan saluran komunikasi nonformal (informal communications channel)
1. Saluran Komunikasi Formal
Dalam struktur organisasi garis, fungsional atau matriks, dalam kaitannya dengan proses penyampaian informasi dari manajer ke bawahan atau sebaliknya, pola transformasi informasinya bisa berbentuk dari atas ke bawah atau bawah keatas ( top down atau downward communications), komunikasi dari bawah ke atas ( bottom-up atau upward communications ), komunikasi horizontal ( horizontal communicatons ), dan komunikasi diagonal ( diagonal communications ).
1. Komunikasi dari atas kebawah, adalah komunikasi dari manajer dengan bawahannya. Aliran komunikasi tersebut biasanya berhubungan dengan tanggungjawab atau kewenangannya dalam suatu organisasi/bisnis. Hal ini bertujuan untuk menyampaikan informasi mengarahkan, mengordinasikan, memotivasi, memimpin, dan mengendalikan berbagai kegiatan yang ada di level bawah. Jalur komunikasi dari atas (manajer) kebawah (karyawan) adalah penyampaian pesan yang isinya bisa berbentuk instruksi, perintah atau prosedur untuk dijalankan oleh para bawahan dengan baik.
2. Komunikasi dari bawah (karyawan) ke atas (manajer) adalah komunikasi yang isinya menyampaikan pesan yang bermula dari karyawan, selanjutnya disampaikan kepada bagian yang lebih tinggi, seperti bagian pabrik, manajer produksi dan manajer umum. Manajer yang bijak selalu memperhatikan aspirasi yang berasal dari karyawan. Karena dengan keterlibatan bawahan akan dapat membantu pencapaian tujuan organisasi atau bisnis.
3. Komunikasi Horizontal adalah komunikasi yang dilakukan antara bagian yang mempunyai posisi yang sejajar dalam organisasi bisnis. Komunikasi ini bertujuan untuk melakukan persuasi, mempengaruhi atau memberikan informasi kepada bagian atau departemen yang kedudukannya sejajar.
4. Komunikasi Diagonal, adalah komunikasi yang mellibatkan komunikasi antara dua tingkat (level) organisasi yang berbeda. Contohnya, adalah komunkasi antara manajer pemasaran denan bagian pabrik yaitu antara manajer bagian produksi dengan bag akuntansi atau manajer produksi dengan bagian promosi dan bagian keuangan dengan bagian penelitian. Keuntungannya, penyebaran informasi bisa menjadi lebih cepat dibandingkan dengan komunkasi bentuk tradisional.
2. Saluran Komunikasi Informal
Orang-orang dalam suatu jaringan komunikasi informal tidak memandang jenjang hirarki, pangkat atau kedudukan, bisa berkomunikasi secara luas. Meskipun pembicaraan hanya bersifat umum. Contohnya: mengobrol humor, anak-anak, keluarga dan terkadang membahas tentang situasi kerja pada organisasinya.


CONTOH SURAT KOMUNIKASI KEPADA KONSUMEN

Jakarta, 20 Februari 2015

Perihal       : Penawaran Barang
Lampiran  : 1 Buah Modul Rincian Barang dan Harga
                    1 Lembar Cara Pembelian dan Pembayaran

Kepada Yth,
Toko Elektronik Sanjaya
Jl. Muhammad Jam No. 22 Banda Aceh
Di Tempat


Dengan hromat,

Sehubungan Sehubungan dengan surat permintaan penawaran barang yang telah Anda kirimkan kepada kami, maka bersama surat ini kami menawarkan barang-barang yang tersedia pada Perusahaan Kami, berikut dengan rincian barang secara rinci, daftar harga, cara pembelian dan cara pembayarannya.

Untuk lebih jelasnya kami lampirkan beberapa lampiran sebagai penunjang penawaran kami kepada Toko Elektronik Sanjaya.

Berikut lampiran yang kami sertakan:
1. 1 Buah Modul Rincian Barang dan Harganya,
2. Cara Pembelian dan Pembayaran

Demikian surat penawaran ini kami ajukan, atas perhatian dan kerjasamanya yang baik kami ucapkan terima kasih.


Hormat kami,
Manager Marketing PT ABC ELEKTRONIK


Suhardi, SE



CONTOH SURAT KOMUNIKASI PERUSAHAAN DENGAN SDM

KOP SURAT PERUSAHAAN
SURAT PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA (PHK)

No. 01/PT.LK/PHK/III/2013


Dengan ini,
Diberitahukan bahwa :

Nama : Ali Muhsin
Jabatan : Staff Operasional

Bersama ini diberitahukan kepada Sdr. Ali Muhsin bahwsannya PT. LINA KARANG, Tbk. memutuskan hugungan kerja dengan Anda.

Keputusan ini dibuat setelah menimbang beberapa hal penting, meliputi kondisi keuangan perusahaan yang tidak stabil, quota karyawan yang tidak seimbang dengan kuantitas produksi, dan kinerja Anda dinilai kurang memberikan kontribusi penting terhadap perkembangan perusahaan.

Demikian surat ini dibuat, atas perhatian dan pengertian Sdr, disampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya.



Surabaya, 03 Maret 2013
Hormat kami,
PT. LINA KARANG, Tbk.

Dibuat oleh,


Djohar Ahs                                                                                             Randu Ayais
Officer Staff                                                                                           Manager



CONTOH SURAT KOMUNIKASI PERUSAHAAN KEPADA SUPPLIER

CUSTOMIZED BOX
BUNDA KREATIF 6 CIPUTAT TANGERANG
Telpon. : (021) 30125117 e-mail : box@bundainbiz.com
Jakarta, 9 Juni 2006

Nomor     : 005/Marketing-SP/VI/2006
Lampiran : 1 Berkas

Yth,
Diandrabizz
Bintaro Jaya
Jakarta

u.p. Bunda Ina

Perihal: Penawaran menjadi supplier Kemasan Produk
Kami, produsen kemasan produk dari bahan baku kertas bermaksud menawarkan kerjasama kepada Anda. Kami melihat produk jilbab Anda digemari banyak orang dan banyak yang memakai produk Anda sebagai hadiah dan kami memiliki kemasan yang unik sebagai pelengkap produk Anda.

Kami memproduksi Customized Box dengan berbagai tema, ukuran, dan jenis. Kami namakan Customized Box karena kemasan yang kami buat bisa menyesuaikan dengan kebutuhan Anda. Bersamaan surat ini, kami lampirkan spesifikasi beserta harga masing-masing item dari produk kami.

Kami yakin produk kami tidak akan mengecewakan Anda. Semoga kita bisa bekerja sama. Terima kasih.


Divisi Marketing,


Nadia Yuniardo


CONTOH SURAT KOMUNIKASI PERUSAHAAN DENGAN PEMERINTAH

Jakarta,11 Januari 2017

Lampiran         :4 (empat) berkas                                                        Kepada Yth,               
Perihal             : Permohonan impor tanpa API                                  Direktor impor           
                          Dan tanpa ijin IT Telepon Seluler                            Kementrian Perdagangan
                                                                                                            Jln. M.I.Ridwan Rais                                                                                                                              Jakarta- Pusat


Dengan Hormat,

Dengan ini diberitahukan bahwa kami telah menerima kiriman barang melalui FEDEX sebagai berikut :

Nama barang                          : Perangkat komunikasi ( telepon seluler)

Jumlah                                     : 5 (lima)

Negara Asal                            : China

Pelabuhan Tujuan                   : Soekarno Hatta Internasional Airport, Jakarta

No. Airrwaybil                        :

Invoice No                               :

KTP                                          :

Barang tersebut akan digunakan sendiri untuk keperluan sendiri dan tidak diperjual belikan, Sehubungan dengan hal tersebut di atas dan mengingat barang tersebut telah tiba di Jakarta, maka kami mohon agar Bapak Direktor Impor Kementrian Perdagangan berkenan memberikan persetujuan impor tanpa API dan dapat dikecualikan dari peraturan Mentre Perdagangan No, 82/M-DAG/PER/12/2012 tentang Ketentuan Impor Telepon Seluler, Komputer Genggam ( Handheld) dan computer tablet.
Demikian , atas perhatian dan kebijakan, kami ucapkan terima kasih.


CONTOH SURAT KOMUNIKASI PERUSAHAAN KEPADA INVESTOR
Kepada Yth.
Toko Mas Jaya


Perihal  : Penawaran Investasi
Lampiran : Skema Investasi & Company Profile


Dengan hormat,

Berkaitan dengan usaha Bapak/Ibu dalam bidang perdagangan retail perlengakapan wanita, maka bersama ini kami ajukan penawaran pembuatan barang berupa tas wanita berkualitas produksi kami untuk diperdagangkan di toko Bapak/Ibu.

Bersama ini pula perlu kami sampaikan bahwa produk kami yang berupa tas, sepatu, pakaian dan perlengkapan wanita lainnya merupakan produk berkualitas karena telah berpengalaman sejak tahun 1986. Saat ini produk kami telah memiliki pangsa pasar yang luas, tersebar di toko-toko retail di 5 kota di seluruh Indonesia, seperti Medan, Padang, Jakarta, Bandung, dan Surabaya, dengan harga jual yang kompetitif. Untuk spesifikasi yang lebih jelas mengenai produk kami, bersama surat ini kami sampaikan pula brosur produk kami tersebut.

Bersama surat penawaran ini kami dengan bangga akan mengelola investasi Bpk. Pada proyek-proyek kami yang On-Progress. Berikut Kami lampirkan skema investasi yang kami tawarkan .

Demikian surat penawaran ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.


Hormat Kami,




http://www.akuntansilengkap.com/bisnis/pengertian-komunikasi-bisnis-tujuan-bentuk-manfaat/
https://www.scribd.com/doc/192866538/Contoh-Permohonan-impor-tanpa-API
https://contohsuratanda.blogspot.co.id/2016/09/contoh-surat-bisnis.html
http://bankcontohsurat.blogspot.com/2016/09/contoh-surat-pengantar.html

Minggu, 26 November 2017

PROPOSAL USAHA
“ MAZNAH HIJAB ”


DISUSUN OLEH :




Kelas : 2DF02



KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kepada Allah SWT karena atas berkat dan rahmat-Nya proposal wirausaha ini dapat terselesaikan dengan judul “Proposal MAZNAH HIJAB” dengan baik dan tepat pada waktunya. Tersusunnya proposal ini juga tidak lepas dari peran serta berbagai pihak yang terkait. Oleh karena itu, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan proposal ini.
Mengingat karena keterbatasan refrensi maka peneliti mohon maaf apabila isi Proposal ini tidak sempurna sesuai yang ditentukan dan diinginkan.
Peneliti menyadari bahwa dalam menyusun proposal ini masih jauh dari kesempurnan, oleh karena itu peneliti sangat mengharapkan kritikan dan saran dari para pembaca lebih-lebih dosen dan kakak pembimbing yang bersifat konstruktif demi kesempurnaan proposal ini.


Bekasi, 15 November 2017


Penyusun



DAFTAR ISI


Kata Pengantar...................................................................................................ii
Daftar Isi .............................................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN ................................................................................... 1
Latar Belakang .......................................................................................... 1
Visi Dan Misi .............................................................................................2
Data Perusahaan..........................................................................................2
Data Karyawan ...........................................................................................3
BAB II ANALISIS PASAR (PEMASARAN)
Bauran Pasar(Pemasaran).............................................................................5
Segmentasi Pasar..........................................................................................7
Analisis SWOT Dan TOWS........................................................................7
BAB III ANALSIS PRODUK
3.1 Bahan Pembuatan Produk..........................................................................11
3.2 Proses Pembuatan.....................................................................................12
BAB IV ANALISIS SUMBER DAYA MANUSIA
4.1 Struktur Organisasi....................................................................................15
4.2 Analsis Kompetensi Sumber Daya Manusia.............................................16
BAB V ANALSIS KEUANGAN
5.1 Modal Usaha..............................................................................................18
5.2 Perincian Biaya..........................................................................................18
5.2.1 Bulan Desember 2017....................................................................18
5.2.2 Bulan Januari 2017........................................................................23
5.2.3 Bulan Februari  2017.....................................................................28
5.2.4 Bulan Maret 2017..........................................................................32
5.2.5 Bulan April 2017............................................................................36
5.2.6 Bulan Mei2017...............................................................................40
BAB I
PENDAHULUAN



LATAR BELAKANG
Hijab adalah kebutuhan yang diperlukan oleh seorang muslimah sejati, bukan hanya untuk identitas fisik sebagai orang muslimah tetapi merupakan perintah wajib yang merupakan bukti ketaatan terhadap perintah Allah SWT dan Rasul-Nya.Dewasa ini kebudayaan berhijab semakin meluas terutama karena banyaknya tuntutan - tuntutan  misalnya, di sekolah-sekolah yang mewajibkan para siswinya berkerudung, adanya pelatihan soft skill khusus di dunia kampus yang membahas tentang kerohanian  islam dan menganjurkan setiap muslimah untuk menutup auratnya. Namun anjuran menutup aurat tersebut seringkali di abaikan karena banyak mahasiswi yang beranggapan bahwa hijab akan membatasi kreatifitias fashion  mereka, anggapan seperti itu adalah salah. Hijab akan terlihat lebih menarik dengan  memodifikasinya menjadi berbagai model dan dikreasikan dengan busana yangdikenakan .
Kini “MAZNAH HIJAB” hadir untuk memenuhi kebutuhan para mulimah terhadap hijab yang  modern  tetapi tetap syar’i dan menjadikan jawaban bagi hijabers yang sudah bosan dengan model yang sudah ada. “MAZNAH HIJAB” akan menciptakan banyak inovasi hijab sesuai dengan era modern ini, karena seorang hijabers tidak boleh ketinggalan zaman dengan trend masa kini yang sudah semakin bervariasi.
Keunggulan dari “MAZNAH HIJAB” adalah coraknya yang unik dan modern sehingga memunculkan aura ketenangan seorang wanita muslimah dan memancarkan kesejukan dari dalam hati.Produk  “MAZNAH HIJAB” ditujukan untuk para remaja dan dipasarkan melalui sosial media, website, dan bisa langsung mengunjungi toko “MAZNAH HIJAB” yang terletak di daerah  Jakarta.

VISI MISI

VISI
Menjadi perusahaan fashion Hijab ternama di Indonesia.

MISI
Memberikan kepuasan kepada konsumen berupa produk yang berkualitas tinggi dengan kreatif dan inovatif
Meningkatkan hubungan antara anggota dan masyarakat untuk dapat bekerjasama dalam upaya meningkatkan usaha.

Data Perusahaan
Profile perusahaan “MAZNAH HIJAB” dapat dilihat pada tabel1.1

Tabel 1.1
Profil “MAZNAH HIJAB”

1
Nama Perusahaan
MAZNAH HIJAB

2
Bidang Usaha
Manufaktur

3
Produk Usaha
Hijab

4
Alamat Perusahaan
Jl. Mutiara 1 Blok A no 18, Bekasi Selatan

5
Nomor Telepon
081256781234

6
Website
Instagram
www.maznah-hijab.com
@maznah-hijab

7
Tahun Berdiri
2017







Data Karyawan
Profile karyawan“MAZNAH HIJAB” dapat dilihat pada tabel 1.2 dibawah ini.
Tabel 1.2
Profile karyawan “MAZNAH HIJAB”

1
Nama
Putri S Hutabarat

2
Tempat, tanggal lahir
Medan, 29 September 1998

3
Alamat
Jl. Selat karimat blok D2 no 8

4
Status
Lajang

5
No Telepon
0822 1306 6205

6
Jabatan
CEO


1
Nama
Sintya Agustin

2
Tempat, tanggal lahir
Garut, 04 Agustus 1998

3
Alamat
Jl.P.Lombok 2 No.194

4
Status
Lajang

5
No Telepon
089674735234

6
Jabatan
General Manager


1
Nama
Gita Larasati

2
Tempat, tanggal lahir
Bekasi, 06 Oktober 1997

3
Alamat
Pondok Ungu Bekasi

4
Status
Lajang

5
No Telepon
089672631601

6
Jabatan
Manager Pemasaran & keuangan


1
Nama
Livia Mega

2
Tempat, tanggal lahir
Bekasi, 20 Januari 1998

3
Alamat
Jl. Mutiara 1 Blok A no 18, Bekasi Selatan

4
Status
Lajang

5
No Telepon
087782962103

6
Jabatan
Manager Produksi
























BAB II
ANALISIS PASAR



Bauran Pemasaran
Bauran pemasaran pada Perusahaan “MAZNAH HIJAB” berdasarkan Produk,Harga,Tempat dan Promosi

Produk
Contoh produk dan pemakaian dapat dilihat pada gambar 2.1



Gambar 2.1
Produk Maznah Hijab Store


Produk yang ditawarkan oleh Perusahaan “MAZNAH HIJAB” terdiri dari :
Type : Hijab (berbahan Bubble Pop dan Maxmara Premium)
Brand :“ MAZNAH HIJAB”
Quality : Menggunakan bahan yang berkualitas dan unik
Packing :  Dikemas dalam plastik
Desain :  Ditentukan oleh perusahaan

Harga
Harga yang ditawarkan terdiri dari :
Bubble Pop  : Rp 50.000
Maxmara Premium  : Rp 60.000

Tempat
Wilayah pemasaran mencakup seluruh wilayah Indonesia yang dapat dilakukan secara online dan offline, pada toko “MAZNAH HIJAB” terletak di Bekasi.
Promosi
Event/pameran    : Mengikuti Event atau pameran yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun UKM
Advertising    : Promosi melalui media sosial seperti Instagram,Facebook, dan Website.






Segmentasi Pasar
Segmentasi pasar Perusahaan “MAZNAH HIJAB” dibagi menjadi:

Segmentasi pasar berdasarkan geografi
Produk“MAZNAH HIJAB” dapat dipasarkan secara langsung di toko dan media sosial secara online yang akan memudahkan untuk memesan produk yang akan menjangkau seluruh daerah Indonesia
Segmentasi pasar berdasarkan demografi
Produk ini memiliki target untuk para wanita muslimah di Indonesia.
Segmentasi psikografi
Hal ini ditunjukkan untuk kalangan yang ingin terlihat modis untuk penunjang penampilan.

Analisis SWOT dan TOWS
SWOT adalah  sebuah  metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strength), kelemahan(weakness), peluang (opportunity), ancaman (threat) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. Keempat faktor itulah yang membentuk akronim SWOT(strength, weakness, opportunity, threat) SWOT “Maznah Hijab Store” adalah sebagai berikut:
Strength
Bahan kain berkualitas tinggi tidak mudah luntur,lembut dan nyaman dipakai sehari-hari.
Menghasilkan inovasi yang berbeda dalam segi bentuk dan motif

Weakness
Tidak bisa costum atau sesuai keinginan konsumen.
Konveksi yang dimiliki masih relatif sederhana sehingga tidak bisa memproduksi dalam jumlah yang banyak.


Opportunity
Penduduk Indonesia mayoritas muslim sehingga banyak peluang untuk usaha hijab.
Permintaan pasar tinggi akan model hijab yang bermacam-macam.
Munculnya kesadaran muslimah untuk memakai hijab sehingga menimbulkan trend hijab di semua kalangan pada saat ini.

Threat
Banyaknya pesaing yang membuat produk yang sama dengan menawarkan harga yang relatif lebih terjangkau
Harga bahan-bahan yang tiba-tiba naik sangat berpengaruh pada biaya produsi dan harga jual.

TOWS adalah alat  lanjutan yang digunakan untuk mengembangkan  4 tipe pilihan strategi : SO, WO, ST dan WT. Kunci keberhasilan penggunaan matrik TOWS adalah  mempertemukan faktor kunci internal dan external untuk membentuk 1 stategi.

Strenght - Opportunity
Meningkatkan dalam pemasaran produksi untuk membuat perusahaan “Maznah Hijab Store” lebih dikenal dipasaran.
Untuk memenuhi permintaan pasar yang tinggi akan model hijab, “Maznah Hijab Store” akan terus melakukan inovasi sesuai perkembagan jaman

Weakness - Opportunity
Untuk meningkatkan produksi “Maznah Hijab Store” mengajak investor agar bergabung dengan perusahaan.
Untuk mengatasi keinginan konsumen “Maznah Hijab Store” menambah kreasi dan inovasi dalam hal bentuk, motif dan kualitas pada hijab.

Strenght - Threat
Dalam mengatasi pesaing “Maznah Hijab Store” membuat logo untuk identitas dari produk.
Meningkatkan kreasi dan inovasi hijab dengan mengikuti trend yang ada dan tetap pengutamakan kualitas.

Weakness - Threat
Untuk mengatasi bahan yang tiba-tiba naik “Maznah Hijab Store” membeli bahan langsung dari supplier sehingga tidak mempengaruhi produktivitas.
Untuk mengatasi adanya budaya asing ke Indonesia “Maznah Hijab Store” melakukan inovasi hijab jaman dulu menjadi lebih unik, menarik dan memiliki mutu yang tinggi.









SWOT dan TOWS “Maznah Hijab Store” dapat dilihat pada tabel 2.1
Tabel 2.1
SWOT dan TOWS “Maznah Hijab Store”
SWOT/TOWS
Strenghts
Weakness


                   INTERNAL

EKSTERNAL
Bahan kain berkualitas tinggi
Menghasilkan inovasi yang berbeda dalam segi bentuk dan motif
Tidak bisa costum
Konveksi yang dimiliki masih relatif sederhana



Opportunity
S – O
W – O

Adanya kesempatan karena Penduduk Indonesiamayoritas muslim
Permintaan pasar tinggi akan model hijab
Munculnya trend hijab di semua kalangan pada saat ini.
Meningkatkan dalam pemasaran produksi
Melakukan inovasi sesuai perkembagan jaman
Mengajak investor agar bergabung dengan perusahaan kami.
Menambah kreasi dan inovasi dalam hal bentuk, motif dan kualitas pada hijab

Threat
S – T
W – T

Banyaknya pesaing
Hargabahan-bahan yang tiba-tiba naik berpengaruh pula pada biaya produsi


Membuat logo untuk identitas dari produk kami
Mengutamakan kwalitas produk

Membeli bahan langsung dari supplier
Melakukan inovasi hijab jaman dulu menjadi lebih unik, menarik dan memiliki mutu yang tinggi



BAB III
ANALISIS PRODUK



3.1 Bahan pembuatan produk :
1. Bahan Baku
Bubble Pop
Muncul dengan kualitas yang setara dengan Diamond Italiano Georgette, bubble pop memiliki tekstur seperti busa maupun bubble. Bahan ini juga tergolong adem, lembut serta tidak transparan.
Maxmara premium
Kain maxmara adalah salah satu jenis kain satin yang teksturnya paling halus, lembut dan tidak panas yang banyak digunakan untuk membuat mukena.


2. Bahan Penolong
   a. Manik-manik











3.2 Proses pembuatan

PERTAMA: tahap desain hijab
gambar di siapkan untuk dicetak sebagai jilbab customnya.berbagai desain dibuat oleh tim kreatid sehingga memiliki berbagai macam desain yang unik.Format gambar disarankan JPG atau Vector. Resolusi gambar sudah 200 pixel per inch pada ukuran siap cetak. untuk ukuran 110x110 cm, sebaiknya file sudah 110x110 cm dan 200 pixel per inch.

Contoh file siap cetak :

Gambar 3.1
File siap cetak
Kedua: Pemilihan Bahan
Bahan yang kami gunakan adalah bubble pop dan maxmara premium disesuaikan dengan kenyamanan atau trend masa kini.




Ketiga : Tahap Printing
Masuk ke tahap printing,bahan yang sudan di pilih dan sudah di ukur lalu di persiapkandi cetak atau di printing dengan gambar yang sudah di desain menggunakan alat printing khusus kain seperti pada gambar 3.2


Gambar 3.2
Hasil printing
Keempat : tahap penjahitan
setelah kain sudah di print.kain di potong lalu masuk ke tahap proses penjaitan seperti pada gambar 3.3


Gambar 3.3
Proses menjahit

Kelima : Tahap Pengecekan
Setelah hijab sudah selesai produksi produk di periksa kembali.apakah produk yang sudah jadi tersebut cacat atau ada kesalahan pada barang sehingga para konsumen tidak kecewa dan mendapatkan barang dengan kualitas yang baik



BAB IV
ANALISIS SUMBER DAYA MANUSIA



Struktur Organisasi
Struktur Organisasi “Maznah Hijab Store” dapat dilihat pada gambar 4.1















Gambar 4.1
Struktur Organisasi


Minggu, 22 Oktober 2017

Laporan Keuangan Perusahaan Handmade Florist

Laporan keuangan berupa biaya produksi dan biaya operasional, laba rugi, perubahan modal, arus kas, dan neraca bulan September 2017 – November 2017 dapat dilihat pada tabel 5.1 - 5.16


5.2.1 Bulan September 2017

Tabel 5.1
Handmade Florist
Biaya Produksi dan Biaya Operasional
Bulan September 2017
·         Biaya Produksi
No
Keterangan
Jumlah
Unit
Harga Satuan
Harga total
1
Biaya Bahan Baku





1. Flannel
30
Meter
 Rp         30,000.00
 Rp      900,000.00

2. Kertas Tisu
25
Meter
 Rp           5,000.00
 Rp      125,000.00

Total BBB



 Rp   1,025,000.00






2
Biaya Penolong





1. Manik Manik
8
set(@10pcs)
 Rp           5,000.00
 Rp        40,000.00

2. Isi lem tembak
40
Pcs
 Rp           2,000.00
 Rp        80,000.00

3. pita
5
set(@12pcs)
 Rp           8,000.00
 Rp        40,000.00

Total BP



 Rp      160,000.00






3
Biaya Peralatan





1. lem tembak
3
Item
 Rp         30,000.00
 Rp        90,000.00

2 penggaris
5
Item
 Rp           3,000.00
 Rp        15,000.00

3 pensil
5
Item
 Rp           2,000.00
 Rp        10,000.00

4.gunting
5
Item
 Rp           3,000.00
 Rp        15,000.00

total biaya peralatan



 Rp      130,000.00






Total Biaya Produksi
 Rp  1,315,000.00

·         Biaya Operasional
No
Keterangan
Jumlah
Unit
Harga Satuan
Total Harga
1
Biaya Pemasaran





1. Pulsa & Paket Internet
1
Bulan
 Rp        100,000.00
 Rp      100,000.00

Biaya Transportasi
1
Bulan
 Rp        100,000.00
 Rp      100,000.00

Total Biaya Pemasaran



 Rp      200,000.00






2
Biaya Administrasi & Umum





1. Biaya Cetak Laporan
8
Lembar
 Rp                500.00
 Rp          4,000.00

2. Biaya Administrasi
1

 Rp             8,000.00
 Rp          8,000.00

Total Biaya Administrasi



 Rp        12,000.00







Total Biaya Operasional



 Rp      212,000.00

·        Harga Pokok Penjualan + Harga
No
Keterangan
Total Harga
1
Buket flannel ukuran 15cm (15pcs)


1. Bahan baku
 Rp               338,250.00

2. Biaya Bahan Penolong
 Rp                 52,800.00

3. Biaya Peralatan
 Rp                 42,900.00

4. Biaya Opersional
 Rp                 69,960.00

Total Hpp
 Rp               503,910.00

Hpp/pcs
 Rp                 33,594.00

Laba 33,95%/Pcs
 Rp                 11,406.00

Harga Jual/Pcs
 Rp                 45,000.00



2
Buket flannel ukuran 25cm (10pcs)


1. Bahan baku
 Rp               379,250.00

2. Biaya bahan penolong
 Rp                 59,300.00

3. Biaya peralatan
 Rp                 48,100.00

4. Biaya Operasional
 Rp                 78,440.00

Total Hpp
 Rp               486,650.00

Hpp/pcs
 Rp                 48,665.00

Laba 23,29%/pcs
 Rp                 11,335.00

Harga Jual/pcs
 Rp                 60,000.00



3
Buket flannel ukuran 40cm (5pcs)


1.Bahan Baku
 Rp               307,500.00

2.Biaya Bahan Penolong
 Rp                 48,000.00

3.Biaya Peralatan
 Rp                 39,000.00

4.Biaya Operasional
 Rp                 63,600.00

Total Hpp
 Rp               458,100.00

HPP/pcs
 Rp                 91,620.00

Laba 63,72%/pcs
 Rp                 58,380.00

Harga Jual/pcs
 Rp               150,000.00



Tabel 5.2
Handmade Florist
Laporan Laba Rugi
Bulan September 2017
Pendapatan


Pendapatan tunai
 Rp        2,025,000.00

Total pendapatan
 Rp       2,025,000.00
Biaya-biaya

Total BBB dan BP
 Rp        1,185,000.00

Total biaya peralatan
 Rp            130,000.00

Total biaya pemasaran
 Rp            200,000.00

Total biaya Administrasi
 Rp              12,000.00

Pengembalian Dana Bergulir
 Rp            250,000.00

Total biaya
 Rp       1,777,000.00
Laba bersih
 Rp           248,000.00
Bagi hasil Handmade Florist(75%)
 Rp           186,000.00
Bagi hasil Gunadarma(25%)

 Rp             62,000.00

Tabel 5.3
Handmade Florist
Laporan Perubahan Modal
Bulan September 2017
modal awal

 Rp       1,527,000.00
laba rugi
 Rp        186,000.00

Prive
 -

modal akhir

 Rp       1,713,000.00


Tabel 5.4
Handmade Florist
Laporan Arus Kas
Bulan September 2017
Keterangan
 Jumlah
 Total
Aliran Kas masuk


Penerimaan Penjualan Tunai
 Rp        2,025,000.00

Penerimaan Piutang Usaha
 -

Jumlah

 Rp       2,025,000.00
Aliran Kas Keluar


Biaya BBB dan BP
 Rp        1,185,000.00

Biaya Peralatan
 Rp            130,000.00

Biaya Pemasaran
 Rp            200,000.00

Biaya Administrasi
 Rp                 8,000.00

Biaya Cetak Laporan
 Rp                 4,000.00

Jumlah

 Rp       1,527,000.00
Aliran kas bersih dari aktivitas operasi

 Rp           498,000.00
Aliran kas dari Aktivitas Pendanaan


Aliran kas masuk


Modal Gunadarma
 Rp        1,500,000.00

Modal Handmade Florist
 Rp              27,000.00

Jumlah

 Rp       1,527,000.00
Aliran kas keluar


Pengembalian Gunadarma
 Rp            250,000.00

Pembagian Laba ke Pihak Gunadarma
 Rp              62,000.00

Jumlah

 Rp           312,000.00
Aliran kas bersih dari aktivitas pendanaan

 Rp       1,215,000.00
kenaikan bersih kas selama periode september 2017

 Rp       1,713,000.00
saldo awal kas 01 september 2017

 -
saldo akhir kas 30 september 2017

 Rp       1,713,000.00


Tabel 5.5
Handmade Florist
Neraca
Per 01 September 2017 -  Awal
Aktiva
Pasiva
Aktiva Lancar

Hutang Lancar

Kas
 Rp            1,397,000.00
Hutang Gunadarma
 Rp           1,500,000.00
Total Aktiva Lancar
 Rp            1,397,000.00
Total Hutang
 Rp           1,500,000.00




Aktiva Tetap
Modal

Peralatan
 Rp               130,000.00
Modal Anggota
 Rp                 27,000.00
Total Aktiva Tetap
 Rp               130,000.00
Laba
 -


Total Modal
 Rp                 27,000.00




Total Aktiva
 Rp            1,527,000.00
Total Pasiva
 Rp           1,527,000.00



Tabel 5.6
Handmade Florist
Neraca
Per 31 September 2017 -  Akhir
Aktiva
Pasiva
Aktiva Lancar

Hutang Lancar

Kas
 Rp            1,583,000.00
Hutang Gunadarma
 Rp           1,250,000.00
Total Aktiva Lancar
 Rp            1,583,000.00
Total Hutang
 Rp           1,250,000.00




Aktiva Tetap

Modal

Peralatan
 Rp               130,000.00
Modal Anggota
 Rp               277,000.00
Total Aktiva Tetap
 Rp               130,000.00
Laba
 Rp               186,000.00


Total Modal
 Rp               463,000.00




Total Aktiva
 Rp            1,713,000.00
Total Pasiva
 Rp           1,713,000.00




5.2.2 Bulan Oktober 2017

Tabel 5.7
Handmade Florist
Biaya Produksi dan Biaya Operasional
Bulan Oktober 2017
·         Biaya Produksi
No
Keterangan
Jumlah
Unit
Harga Satuan
Harga total
1
Biaya Bahan Baku





1. Flannel
34
Meter
 Rp   30,000.00
 Rp     1,020,000.00

2. Kertas Tisu
27
Meter
 Rp     5,000.00
 Rp        135,000.00

Total BBB



 Rp     1,155,000.00






2
Biaya Penolong





1. Manik Manik
10
set(@10pcs)
 Rp     5,000.00
 Rp          50,000.00

2. Isi lem tembak
51
Pcs
 Rp     2,000.00
 Rp        102,000.00

3. pita
8
set(@12pcs)
 Rp     8,000.00
 Rp          64,000.00

Total BP



 Rp        216,000.00






total biaya produksi
 Rp     1,371,000.00

·         Biaya Operasional
No
Keterangan
Jumlah
Unit
Harga Satuan
Total Harga
1
Biaya Pemasaran





1. Pulsa & Paket Internet
1
Bulan
 Rp            100,000.00
 Rp          100,000.00

Biaya Transportasi
1
Bulan
 Rp            100,000.00
 Rp          100,000.00

Total Biaya Pemasaran



 Rp          200,000.00






2
Biaya Administrasi & Umum





1. Biaya Cetak Laporan
8
lembar
 Rp                    500.00
 Rp               4,000.00

2. Biaya Administrasi
1

 Rp                8,000.00
 Rp               8,000.00

Total Biaya Administrasi



 Rp             12,000.00







Total Biaya Operasional



 Rp          212,000.00



·        Harga Pokok Penjualan + Harga
No
Keterangan
Total Harga
1
Buket flannel ukuran 15cm (17pcs)


1. Bahan baku
 Rp                369,000.00

2. Biaya Bahan Penolong
 Rp                   68,480.00

3. Biaya Opersional
 Rp                   67,840.00

Total Hpp
 Rp                505,320.00

Hpp/pcs
 Rp                   29,724.71

Laba 39,55%/Pcs
 Rp                   15,275.29

Harga Jual/Pcs
 Rp                   45,000.00




Buket flannel ukuran 25cm (12pcs)

2
1. Bahan baku
 Rp                427,350.00

2. Biaya bahan penolong
 Rp                   79,180.00

3. Biaya Operasional
 Rp                   78,440.00

Total Hpp
 Rp                584,970.00

Hpp/pcs
 Rp                   48,747.50

Laba 13,59%/pcs
 Rp                   11,252.50

Harga Jual/pcs
 Rp                   60,000.00




Buket flannel ukuran 40cm (6pcs)


1.Bahan Baku
 Rp                358,050.00
3
2.Biaya Bahan Penolong
 Rp                   66,340.00

3.Biaya Operasional
 Rp                   71,000.00

Total Hpp
 Rp                495,390.00

HPP/pcs
 Rp                   82,565.00

Laba 69,48%/pcs
 Rp                   67,435.00

Harga Jual/pcs
 Rp                150,000.00



Tabel 5.8
Handmade Florist
Laporan Laba Rugi
Bulan Oktober 2017
Pendapatan


Pendapatan tunai
 Rp        2,385,000.00

Total pendapatan
 Rp         2,385,000.00
Biaya-biaya

Total BBB dan BP
 Rp        1,371,000.00

Total biaya pemasaran
 Rp            200,000.00

Total biaya Administrasi
 Rp              12,000.00

Pengembalian Dana Bergulir
 Rp            250,000.00

Total biaya
 Rp         1,833,000.00
Laba bersih
 Rp             552,000.00
Bagi hasil Handmade Florist(75%)
 Rp             414,000.00
Bagi hasil Gunadarma(25%)

 Rp             138,000.00

Tabel 5.9
Handmade Florist
Laporan Perubahan Modal
Bulan Oktober 2017
modal awal

 Rp         1,713,000.00
laba rugi
 Rp            414,000.00

Prive
 -

modal akhir

 Rp         2,127,000.00

Tabel 5.10
Handmade Florist
Laporan Arus Kas
Bulan Oktober 2017
Keterangan
 Jumlah
 Total
Aliran Kas masuk


Penerimaan Penjualan Tunai
 Rp        2,385,000.00

Penerimaan Piutang Usaha
 -

Jumlah

 Rp         2,385,000.00
Aliran Kas Keluar


Biaya BBB dan BP
 Rp        1,371,000.00

Biaya Pemasaran
 Rp            200,000.00

Biaya Administrasi
 Rp                 8,000.00

Biaya Cetak Laporan
 Rp                 4,000.00

Jumlah

 Rp         1,583,000.00
Aliran kas bersih dari aktivitas operasi

 Rp             802,000.00
Aliran kas dari Aktivitas Pendanaan

 -
Aliran kas masuk

 -
Modal Gunadarma

 -
Modal Handmade Florist

 -
Jumlah

 Rp                              -  
Aliran kas keluar


Pengembalian Gunadarma
 Rp            250,000.00

Pembagian Laba ke Pihak Gunadarma
 Rp            138,000.00

Jumlah

 Rp             388,000.00
Aliran kas bersih dari aktivitas pendanaan

 Rp             388,000.00
kenaikan bersih kas selama periode september 2017

 Rp             414,000.00
saldo awal kas 01 september 2017

 Rp         1,583,000.00
saldo akhir kas 30 september 2017

 Rp         1,997,000.00


Tabel 5.11
Handmade Florist
Neraca
Per 31 Oktober 2017
Aktiva
Pasiva
Aktiva Lancar

Hutang Lancar

Kas
 Rp               1,997,000.00
Hutang Gunadarma
 Rp                  1,000,000.00
Total Aktiva Lancar
 Rp               1,997,000.00
Total Hutang
 Rp                  1,000,000.00




Aktiva Tetap
Modal

Peralatan
 Rp                  130,000.00
Modal Anggota
 Rp                      527,000.00
Total Aktiva Tetap
 Rp                  130,000.00
Laba
 Rp                      600,000.00


Total Modal
 Rp                  1,127,000.00




Total Aktiva
 Rp               2,127,000.00
Total Pasiva
 Rp                  2,127,000.00




5.2.3 Bulan November 2017

Tabel 5.12
Handmade Florist
Biaya Produksi dan Biaya Operasional
Bulan November 2017
·         Biaya Produksi
No
Keterangan
Jumlah
Unit
Harga Satuan
Harga total
1
Biaya Bahan Baku





1. Flannel
42
meter
 Rp         30,000.00
 Rp    1,260,000.00

2. Kertas Tisu
37
Meter
 Rp           5,000.00
 Rp       185,000.00

Total BBB



 Rp    1,445,000.00






2
Biaya Penolong





1. Manik Manik
12
set(@10pcs)
 Rp           5,000.00
 Rp         60,000.00

2. Isi lem tembak
68
Pcs
 Rp           2,000.00
 Rp       136,000.00

3. pita
11
set(@12pcs)
 Rp           8,000.00
 Rp         88,000.00

4.kardus bekas
12
Pcs
 Rp              500.00
 Rp           6,000.00

Total BP



 Rp       290,000.00






total biaya produksi
 Rp   1,735,000.00

·         Biaya Operasional
No
Keterangan
Jumlah
Unit
Harga Satuan
Total Harga
1
Biaya Pemasaran





1. Pulsa & Paket Internet
1
Bulan
 Rp      150,000.00
 Rp         150,000.00

Biaya Transportasi
1
Bulan
 Rp      100,000.00
 Rp         100,000.00

Total Biaya Pemasaran



 Rp         250,000.00






2
Biaya Administrasi & Umum





1. Biaya Cetak Laporan
8
Lembar
 Rp               500.00
 Rp             4,000.00

2. Biaya Administrasi
1

 Rp           8,000.00
 Rp             8,000.00

Total Biaya Administrasi



 Rp           12,000.00







Total Biaya Operasional



 Rp         262,000.00




·         Harga Pokok Penjualan + Harga Jual
No
Keterangan
Total Harga
1
Buket flannel ukuran 15cm (22pcs)


1. Bahan baku
 Rp                       414,400.00

2. Biaya Bahan Penolong
 Rp                          86,400.00

3. Biaya Opersional
 Rp                          83,840.00

Total Hpp
 Rp                       584,640.00

Hpp/pcs
 Rp                          26,574.55

Laba 69,33%/Pcs
 Rp                          18,425.45

Harga Jual/Pcs
 Rp                          45,000.00



2
Buket flannel ukuran 25cm (15pcs)


1. Bahan baku
 Rp                       479,150.00

2. Biaya bahan penolong
 Rp                          99,900.00

3. Biaya Operasional
 Rp                          96,940.00

Total Hpp
 Rp                       675,990.00

Hpp/pcs
 Rp                          45,066.00

Laba 33,13%/pcs
 Rp                          14,934.00

Harga Jual/pcs
 Rp                          60,000.00



3
Buket flannel ukuran 40cm (7pcs)


1.Bahan Baku
 Rp                       401,450.00

2.Biaya Bahan Penolong
 Rp                          83,700.00

3.Biaya Operasional
 Rp                          81,220.00

Total Hpp
 Rp                       566,370.00

HPP/pcs
 Rp                          80,910.00

Laba 85,39%/pcs
 Rp                          69,090.00

Harga Jual/pcs
 Rp                       150,000.00







Tabel 5.13
Handmade Florist
Laporan Laba Rugi
Bulan November 2017
Pendapatan


Pendapatan tunai
 Rp     2,940,000.00

Total pendapatan
 Rp             2,940,000.00
Biaya-biaya

Total BBB dan BP
 Rp     1,735,000.00

Total biaya pemasaran
 Rp         250,000.00

Total biaya Administrasi
 Rp           12,000.00

Pengembalian Dana Bergulir
 Rp         250,000.00

Total biaya
 Rp             2,247,000.00
Laba bersih
 Rp                 693,000.00
Bagi hasil Handmade Florist(75%)
 Rp                 519,750.00
Bagi hasil Gunadarma(25%)

 Rp                 173,250.00

Tabel 5.14
Handmade Florist
Laporan Perubahan Modal
Bulan November 2017
modal awal

 Rp             2,127,000.00
laba rugi
 Rp         519,750.00

Prive
 -

modal akhir

 Rp             2,646,750.00

Tabel 5.15
Handmade Florist
Laporan Arus Kas
Bulan November 2017
Keterangan
 Jumlah
 Total
Aliran Kas masuk


Penerimaan Penjualan Tunai
 Rp     2,940,000.00

Penerimaan Piutang Usaha
 -

Jumlah

 Rp          2,940,000.00
Aliran Kas Keluar


Biaya BBB dan BP
 Rp     1,735,000.00

Biaya Pemasaran
 Rp         250,000.00

Biaya Administrasi
 Rp              8,000.00

Biaya Cetak Laporan
 Rp              4,000.00

Jumlah

 Rp          1,997,000.00
Aliran kas bersih dari aktivitas operasi

 Rp              943,000.00
Aliran kas dari Aktivitas Pendanaan


Aliran kas masuk

 -
Modal Gunadarma

 -
Modal Handmade Florist

 -
Jumlah

 Rp                               -  
Aliran kas keluar


Pengembalian Gunadarma
 Rp         250,000.00

Pembagian Laba ke Pihak Gunadarma
 Rp         173,250.00

Jumlah

 Rp              423,250.00
Aliran kas bersih dari aktivitas pendanaan

 Rp              423,250.00
kenaikan bersih kas selama periode september 2017

 Rp              519,750.00
saldo awal kas 01 November 2017

 Rp          1,997,000.00
saldo akhir kas 30 November 2017

 Rp          2,516,750.00


Tabel 5.16
Handmade Florist
Neraca
Bulan November 2017
Aktiva
Pasiva
Aktiva Lancar

Hutang Lancar

Kas
 Rp         2,516,750.00
Hutang Gunadarma
 Rp             750,000.00
Total Aktiva Lancar
 Rp         2,516,750.00
Total Hutang
 Rp             750,000.00




Aktiva Tetap
Modal

Peralatan
 Rp            130,000.00
Modal Anggota
 Rp             777,000.00
Total Aktiva Tetap
 Rp            130,000.00
Laba
 Rp          1,119,750.00


Total Modal
 Rp          1,896,750.00




Total Aktiva
 Rp         2,646,750.00
Total Pasiva
 Rp          2,646,750.00