Rabu, 14 Juni 2017

Kewajiban Jangka Panjang

nama : gita larasati
npm : 53216069
kelas : 1DFO3



Jenis Jenis Obligasi
·         Obligasi dengan Jaminan atau Tanpa Jaminan
Obligasi dengan jaminan(secured bond)  memiliki aset khusus untuk dijadikan jaminan atas penerbitan obligasi tersebut. Obligasi tanpa jaminan(unsecured bond) diterbitkan melalui kredit umum pinjaman.
·         Obligasi Berjangka dan Obligasi Berseri
Obligasi berjangka(term bond) adalah obligasi yang jatuh tempo pada waktu yang bersamaan dimasa mendatang. Sedangkan obligasi berseri (serial bond) adalah obligasi yang jatuh tempo pada waktu yang berbeda.
·         Obligasi Atas Nama dan Obligasi Atas Unjuk
Obligasi atas nama (registered bond) yaitu obligasi yang diterbitkan atas nama pemilik, pembayaran bunga pada obigasi ini dilakukan dengan memeriksa catatan pemegang obligasi. Sedangkan obligasi bukan atas nama disebut dengan obligas atas unjuk (bearer bond)
·         Obligasi Konvertibel dan Obligasi yang dapat ditarik
Obligasi konvertibel(cnvertibel bond) atau obligasi yang dapat dikonversi yaitu obligasi yang dapat dikonversi menjadi saham umum berdasarkan pilihan dari pemegang obligasi. Sedangkan obligasi yang dapat ditarik (callable bond) yaitu obligasi yang dapat ditarik kembali oleh perusahaan sebelum jatuh tempo.


Prosedur Penerbitan Obligasi
>Dalam otoritas penerbitan obligasi, dewan direksi harus menetapkan jumlah obligasi   yang akan diotoritaskan, total nilai nominal dan suku bunga kontak.

>Kemudian perusahaan yang menerbitkan obligasi harus menandatangani kontrak   dikenal sebagai.

>Setelah bond indenture selesai dibuat, sertifikat obligasi (bond certificates) dicetak.

Menentukan Nilai Pasar Obligasi
Nilai pasar merupakan fungsi dari tiga faktor yang menentukan nilai sekarang:
(1) jumlah uang yang akan diterima,
(2) lamanya waktu hingga jumlah yang diterima dan
(3) suku bunga pasar.


AKUNTANSI UNTUK PENARIKAN OBLIGASI

Penebusan Obligasi Pada Saat Jatuh Tempo
Terlepas dari harga penerbitan obligasi, nilai buku obligasi pada saat jatuh tempo akan sama dengan nilai nominalnya.
Penebusan Obligasi Sebelum Jatuh Tempo
Saat obligasi ditarik sebelum jatuh tempo, maka perlu untuk:
(1) Menghapus nilai tercatat dari obligasi pada tanggal penarikan,
(2) Mencatat jumlah kas yang dibayarkan,
(3) Mengakui keuntungan atau kerugian pada saat penarikan.

AKUNTANSI  UNTUK KEWAJIBAN JANGKA PANJANG LAINNYA

Wesel Bayar Jangka Panjang
Wesel bayar untuk pendanaan utang jangka panjang cukup sering digunakan. Wesel bayar jangka panjang sama seperti wesel bayar berbunga jangka pendek kecuali jangka waktu dari wesel tersebut melebihi satu tahun. Dalam satu periode suku bunga yang tidak stabil, suku bunga pada wesel jangka panjang mengikuti perubahan dalam suku bunga pasar.

Kewajiban Sewa
Sewa merupakan perjanjian kontrak antara “pemilik properti” dan “penyewa properti”.  Dua jenis sewa yang paling umum adalah sewa operasi dan sewa pembayaran:

>Sewa operasi
Penyewaan apartemen dan penyewaan kendaran di bandaran merupakan contoh dari sewa operasi. Dalam sewa operasi, penekanannya pada penggunaan sementara properti oleh lessse. Kepemilikan aset tetap berasa di lessor. Pembayaran sewa dicatat sebagai beban oleh lessee dan sebagai pendapatan oleh lessor.

>Sewa pembayaran
Dalam kebanyakan kontrak sewa, pembayaran periodik dibuat oleh lessee dan dicatat sebagai beban sewa di laporan laba rugi.

Rabu, 10 Mei 2017

dividen, saldo laba, dan laporan saldo laba (lanjutan)

nama : gita larasati
NPM : 53216069
kelas : 1DFO3

Dividen adalah pembagian oleh perusahaan kepada para pemegan sahamnya secara pro rata (proporsional).


A.     Dividen Tunai

Untuk dapat membaar dividen tunai, sebuah perusahaan harus memiliki:

             1.      Saldo laba

             2.      Kas yang cukup

             3.      Pengumuman dividen

             4.      Dividen saham


B.     Dividen Saham

Dividen saham (Stock Dividend) adalah pembagian saham perusahaan yang bersangkutan secara pro rata kepada pemegang sahamnya.


C.     Saldo Laba

Saldo laba atau laba ditahan adalah laba yang tidak dibagikan oleh perusahaan kepada pemegang sahamnya


D.     Batasan Penggunaan Saldo Laba

Pembatasan dapat disebabkan oleh alasan-alasan berikut:

1.      Batasan legal

2.      Batasan kontraktual

3.      Batasan sukarela


E.     Laporan Saldo Laba

Laporan saldo laba (retained earnings statement) adalah laporan keuangan yang menunjukkan perubahan saldo laba selama setahun berjalan.


F.      LAPORAN LABA RUGI PERSEROAN TERBATAS

Laporan laba rugi (income statement)adalah laporan yang menyajikan pendapatan dan beban serta laba atau rugi bersih yang dihasilkan selama satu periode waktu tertentu. Perseroan terbatas sama dengan laporan perseorangan atau persekutuan kecuali pelaporan pajak penghasilan (di indonesia disebut dengan pajak badan)


LABA PER-SAHAM (LPS) DAN DIVIDEN SAHAM PREFEREN


laba perlembar saham = laba yang tersedia bagi pemegang saham biasa : jumlah rata-rata saham biasa yang beredar.


Laba Per Saham

·         Semua perusahaan publik diwajibkan menyajikan LPS (ayat 6)

·         LPS yang disajikan adalah LPS dasar dan LPS dilusian

·         Struktur modal sederhana: struktur modal tanpa adanya sekurits ang memiliki potensi diubah menjadi saham biasa dan pengaruhnya dilutif. LPS yang wajib disajikan adalah LPS dasar.

·         Struktur modal kompleks: struktur modal dengan sekuritas yang memiliki potensi diubah menjadi saham biasa dan pengaruhnya dilutif. LPS yang wajib disajikan LPS dasar dan LPS dilusin

·         LPS dilusin: LPS dasar – pengaruh sekuritas dilutif

LPS Dasar
Simple capital structure (basic EPS)

Ketika sebuah PT memiliki saham biasa dan saham preferen, dividen saham preferen tahun berjalan harus dikurangkan dulu dari laba bersih sehingga diperoleh laba bersih yang dapat dibagikan kepada pemegang saham biasa.

LPS Dilusian
Complek capital structure (diluted EPS)
adalah jumlah laba pada suatu periode yang tersedia untuk setiap saham biasa yang beredar selama periode pelaporan dan efek lain yang asumsinya diterbitkan bagi semua efek berpotensi saham biasa yang sifatnya dilutive yang beredar sepanjang periode pelaporan.

Opsi dan Waran
Digunakan metode Saham Treasuri dengan asumsi:
Konversi dengan saham biasa dilakukan pada awal periode atau pada tanggal pemberian/penerbitan bila tanggal ini lebih akhir.
Kas hasil penukaran digunakan untuk membeli kembali saham biasa sebagai saham treasuri pada harga pasar sama dengan harga pasar rata-rata periode yang bersangkutan.

Selasa, 25 April 2017

BAB 4 Perseroan Terbatas : Organisasi dan Transaksi Modal Saham (lanjutan)

vJENIS JENIS SAHAM DAN KARAKTERISTIK SAHAM

A.  Saham Biasa
Merupakan pemilik sebenarnya dari perusahaan. Mereka menanggung risiko dan mendapatkan keuntungan.

B.  Saham Preferen
Saham preferen ini mendapatkan hak istimewa dalam pembagian dividen dibanding dengan saham biasa.

C.  Kapan Investor Membeli Saham?
1.      Membeli pada saat penawaran umum atau biasa disebut Pasar Perdana / Penawaran Saham Perdana.
Jika Anda ingin membeli saham pada saat pasar perdana ini, Anda dapat mengisi Formulir Pemesanan Pembelian Saham (FPPS) yang terdapat pada prospektus ringkas atau yang terdapat pada Agen-agen Penjual Saham yang ditunjuk dan mengirimkan kembali formulir tersebut disertai dengan pengiriman dana ke alamat yang tertera pada formulir.

2.      Membeli saham yang telah beredar.
Salah satu fungsi penting dari keberadaan Bursa Efek di Indonesia pada saat ini adalah menyediakan jaringan perdagangan Efek atau sebagai pasar sekunder untuk setiap Efek yang tercatat di bursa. Melalui jaringan perdagangan inilah para Anggota Bursa melaksanakan perdagangan Efek, diantaranya kegiatan beli dan jual Saham.


D.  Untuk Apa Membeli Saham?
1.      Memberikan potensi keuntungan yang tinggi
2.      Jangka panjang pasti memberikan hasil
3.      Jika harga saham naik, akan untung . jika harga saham turun juga akan untung
4.      Dana dapat dicairkan dengan mudah
5.      Dapat berinvestasi dengan modal minim


E.  Kenapa Harus Memilih Saham?
1.      Dividen
Yaitu pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan penerbit saham tersebut atas keuntungan yang dihasilkan perusahaan, deviden diberikan setelah mendapat persetujuan dari pemegang saham dalam RUPS. Deviden yang dibagikan perusahaan dapat berupa deviedn tunai artinya kepada setiap pemegang saham diberikan deviden berupa uang tunai dalam jumlah rupiah tertentu untuk setiap saham atau dapat pula berupa deviden stock yang artinya setiap pemegang saham diberikan deviden sejumlah saham sehingga sejumlah saham yang dimiliki investor bertambah dengan adanya pembagian dividen stock tersebut.

2.      Capital Gain
Capital gain merupakan selisih antara harga beli dan harga jual, dimana harga jual lebih tinggi dari harga beli, capital gainterbentuk dengan adanya aktifitas perdagangan di pasar sekunder. Misalnya seorang pemodal membeli saham BUMI dengan harga per lembar Rp.5000 kemudian menjualnya dengan harga Rp.5500 per lembarnya, yang berarti pemodal tersebut telah mendapatkan capital gain sebesar Rp.500 untuk setiap saham yang dijualnya. Umumnya pemodal dengan orientasi jangka pendek untuk mengejar keuntungan melalui capital gain.

3.      Saham Bonus
Saham bonus (jika ada) yaitu saham yang dibagikan perusahaan kepada pemegang saham yang diambil dari agio saham, agio saham adalah selisih antara harga jual terhadap harga nominal saham tersebut pada saat perusahaan melakukan penawaran umum dipasar perdana, misalnya setiap saham dengan nilai nominal Rp.500 dijual dengan harga Rp.800 maka setiap saham akan memberikan agio kepada perusahaan sebesar Rp.300 setiap sahamnya.

 vMACAM MACAM SAHAM PREFEREN
1.      Saham preferen komulatif dan non komulatif
Saham preferen komulatif adalah saham yang menetapkan jika perusahaan tidak mengumumkan dividen untuk golongannya, dividen ini akan diakumulasikan dan harus dibayar kemudian hari sebelum dividen dibayarkan kepada para pemegang saham biasa. Sedangkan non komulatif adalah jenis saham yang tidak memerlukan penetapan jumlah dividen yang berlaku. Dividen ini tidak dibayarkan pada tahun tertentu, berarti tidak akan dibayarkan untuk selamanya.

2.      Saham preferen konvertibel

3.      Saham prefen yang dapat ditarik
Adalah saham yang dapat ditarik jika saham itu dapat ditebus sesuai dengan kehendak perusahaan tersebut.

4.      Saham preferen yang dapat ditebus


vSAHAM TREASURE
Definisi
Saham Treasure adalah saham sendiri yang dibeli kembali dan disimpan atas nama perseroan dan tidak dihentikan peredarannya secara normal.

Ø  Alasan perusahaan membeli saham treasure
·         Untuk memperkecil jumlah pajak
·         Untuk menaikkan harga saham
·         Untuk mengurangi jumlah pemegang saham

Ø  Akuntansi saham treasure
·         Saham ini harus dilaporkan sebagai pengurang terhadap modal sendiri secara total
·         Tidak boleh dianggap seagai aktiva

Rabu, 12 April 2017

BAB 4 PERSEROAN TERBATAS : ORGANISASI DAN TRANSAKSI MODAL SAHAM PT

Nama : gita larasati
NPM : 53216069
Kelas : 1DFO3

yaitu suatu bentuk entitas yang terpisah dan berbeda dengan pemiliknya.

BENTUK-BENTUK ORGANISASI PERSEROAN TERBATAS,
     Berdasarkan :
1.       Tujuan                  : yaitu untuk memperoleh laba atau tidak memperoleh laba.
2.       Kepemilikan          : antara yang dimilik olehpublik atau yang dimiliki oleh kalangan terbatas

v    KARAKTERISTIK PERSEROAN TERBATAS
1.       Adanya pemisahan secara hukum
Sebagai fungsi terpisah secara hukum perusahaan akan bertindak sebagai dirinya sendiri dan bukan sebagai nama pemiliknya

2.       Kewajiban terbatas dari pemegang saham
Karena perseroan terbatas adalah entitas terpisah maka kreditur hanya dapat meminta jaminan atas perusahaan

3.       Hak kepemilikan dapat dipindah tangankan
Kepemilikan pada perseroran terbatas dinyatakan dengan jumlah saham yang dimiliki oleh perseroan tsb. Jumlah saham ini dapat di pindahkan oleh pemegang saham

4.       Kemampuan untuk memperoleh modal
Penerbitan saham merupakan cara yang paling mudah untuk memperoleh tambahan modal bagi perseroan tsb

5.       Umur yang tidak terbatas
Umur perseroan terbatas dimulai pada saat dibuat akte pendirian. Masa operasional dapat tidak terbatas/ terbatas untuk beberapa umur saja

6.       Manajemen perseroan terbatas
Pemegang saham secara hukum adalah milik perusahaan. Dewan direksi juga memilih pelaksana seperti presiden direktur/wakilnya untuk melakukan kegiatan manajemen sehari-hari

7.       Peraturan pemerintahan
Perseroan terbatas merupakan subjek berbagai peraturan negara bagian, pemerintah daerah maupun federal pemerintah pusat. UU federal mengatur tentang penjualan saham kepada public

8.       Pajak tambahan
Baik perusahaan perseorangan/persekutuan wajib membayar pajak penghasilan laba perusahaan pemilik akan dilaporan terhadap surat pemberitahuan pajak penghasilan.

HAK KEPEMILIKAN PEMEGANG SAHAM
Ketika akta(salinan bentuk persetujuan dari permohonan pendirian perseroan) selesai dibuat,perseroan terbatas dapat memulai penjualan hak kepemilikan dalam bentuk saham.

MODAL PERSEROAN TERBATAS
1. MODAL DISETOR
Modal disetor adalah total jumlah kas dan aset lain yang diterima oleh perseroan terbatas yang berasal dari pemegang saham dengan mempertukarkan saham perusahaan.

2. SALDO LABA
saldo laba atau laba di tahan adalah laba bersih yang di tahan oleh pihak perusahaan.laba bersih yang di catat dalam saldo laba berasal dari ayat jurnal penutup dengan mendebit ikhtisar laba rugi dan mengkredit saldo laba.

Akuntansi untuk penerbitan saham biasa
-Penerbitan saham biasa
-Dengan nilai nominal secara tunai
-Tanpa nilai nominal secara tunai
-Untuk jasa atau aset nominal

Akuntansi untuk saham Treasure
-Pembelian saham tresure
-Penjualan saham treasure:
  a) Diatas biaya perolehan
  b) Dibawah biaya perolehan

Saham Preferen
-Prioritas atas deviden
-Deviden kumulatif
-Penyajian dan analisis laporan
-Nilai buku versus nilai saham

PENYAJIAN DAN ANALISIS LAPORAN
-          Penyajian
-          Analisis nilai buku perusahaan
-          Nilai buku versus nilai saham

3 HAL PENTING UNTUK PEMBAGIAN DEVIDEN :
1.       Tersedianya laba ditahan/laba bersih
2.       Adanya arus kas yang cukup
3.       Wewenang dari dewan komisaris

Rabu, 05 April 2017

akuntansi untuk persekutuan (lanjutan)

NAMA : GITA LARASATI
NPM: 53216069
KELAS : 1DF03

A. Masuknya Sekutu baru
Sekutu baru dapat diterima apabila adanya persetujuan dari sekutu yang sudah ada dan modal sekutu tersebut tidak bisa dijual apabila tidak ada persetujuan dari sekutu lain karena jika  modal dijual pada pihak luar maka otomatis persekutuan tersebut bisa bubar.
Sekutu Baru dapat Diterima, jika:
1. Sekutu Baru membeli Sebagian modal Salah Satu sekutu lama
2. Sekutu Baru menyetor sejumlah aktiva berupa Kas /nonkas.  Salah satu cara masuknya sekutu baru adalah dengan Investasi Aset Persekutuan. Dalam investasi aset persekutuan ada :
a.       Modal untuk sekutu lama
b.       Modal untuk sekutu baru

B. Meninggalnya sekutu 
Menentukan ekuitas sekutu pada tanggal kematian dapat di lakukan :
1. Menentukan laba atau rugi bersih hingga tanggal kematian
2. Menutup buku persekutuan
3. Menyusun laporan keuangan

C. Keluarnya sekutu
1. keluarnya sekutu
-secara sukarela dengan menjual ekuitas kepemilikannya dalam persekutuan
-secara tidak sukarela karena sudah mencapai Masa pengsiun atau meninggal

2. Bonus untuk sekutu yang keluar apabila :
-Nilai pasar wajar aset persekutuan lebih besar dari nilai bukunya
-Adanya goodwill yang tidak tercatat pada catatan laba persekutuan, atau
-Sekutu yang tinggal menginginkan untuk memindahkan sekutu dari perusahaan.

3. Bonus untuk sekutu yang tinggal apabila :
-Nilai aset yang dicatat persekutuan lebih besar
-Persekutuan memiliki catatan laba yang buruk, atau
-Sekutu sangat ingin untuk meninggalkan persekutuan

Rabu, 29 Maret 2017

akuntanasi untuk persekutuan

NAMA : GITA LARASATI
NPM : 53216069
KELAS : 1DF03

Bab 3 Akuntansi untuk persekutuan

Persekutuan adalah bentuk organisasi yang cukup mudah didirikan. Persekutuan dapat dibentuk hanya dengan persetujuan secara verbal atau lebih formal melalui persetujuan tertulis yang merumuskan hak dan kewajban dari masing-masing sekutu.

A.      Karakteristik persekutuan
Umur yang terbatas
Persekutuan bisa berakhir kapan saja apabila ada penerimaan seoerang sekutu baru atau berhentinya seorang sekutu sebagai anggota persekutuan.

Kewajiban yang tidak terbatas
Setiap sekutu mempunyai kewajiban tanggung jawab secara pribadi terhadap kewajiban-kewajiban persekutuan, maka masing-masing sakutu dikatakan memiliki kewajiban yang tak taerbatas.

Kepemilikan bersama atas asset persekutuan
Laba bersih persekutuan merupakan kepemilikan bersama. Apabila dalam kontrak persekutuan tidak secara spesifik menyatakan hal sebaliknya, maka seluruh aba bersih atau rugi bersih akan dibagi rata kepada anggota persekutuan.

B.      Bentuk-bentuk organisasi dengan karakterisitk persekutuan
·         Persekutuan terbatas
·         Persekutuan dengan tanggung jawab terbatas
·         Perusahaan dengan tanggung jawab terbatas
·         PT “S”
C.      Kelebihan dan kelemahan persekutuan
Kelebihan :
-          Dapat menggunakan keahlian dan sumber daya dari dua atau lebih individu
-          Mudah dalam mengambil keputusan
-          Terbebas dari peraturan pemerintah
Kekurangan :
-          Keagenan bersama
-          Umur yang terbatas
-          Tanggung jawab tidak terbatas

D.      Perjanjian persekutuan
Dalam persekutuan mempunyai perjanjian tertulis antar anggota yang spesifik, seperti :
1.       Nama dan setoran modal masing-masing sekutu
2.       Hak dan kewajiban masing-masing sekutu
3.       Dasar pembagian laba atau rugi
4.       Ketentuan unutk penarikan kembali asset
5.       Prosedur pengajuan perselisihan ke pengadilan
6.       Prosedur pengunduran diri sekutu lama atau masuknya sekutu baru
7.       Hak dan kewajiban sekutu yag bertahan pada saat ada sekutu yang meninggal

E.       Pembagian laba bersih atau rugi bersih
Laba bersih atau rugi bersih persekutuan dibagi sama rata kecuali dinyatakan lain dalam perjanjian persekutuan. Dasar pembagian yang dipakai biasanya disebut dengan istilah rasio laba,rasio penghasilan dan rugi atau rasio laba dan rugi. Selanjutnya kita akan menggunakan istilah rasio laba untuk mengidentifikasi dasar pembagian laba bersih dan rugi bersih. Bagian laba bersih atau rugi bersih sekutu diakui da dicatat dalam jurnal penutup.

F.       Keadaan-keadaan yang menyebabkan terjadinya pembubaran persekutuan
v  Pembubaran atas dasar perjanjian persekutuan (act of the parties), karena :
1.       Berakhirnya jangka waktu yang ditentukan dalam perjanjian atau tercapainya tujuan.
2.       Persetujuan bersama
3.       Pengunduran diri seorang anggota persekutuan
v  Pembubaran atas dasar bekerjanya undang-undang, karena :
1.       Kematian seorang atau beberapa anggota persekutuan
2.       Bangkrutnya seorang atau lebih anggota persekutuan
3.       Kejadian-kejadian tertentu yang mengakibatkan tidak dapat bertindaknya perusahaan yang disebabkan oleh individu anggot yang membawa nama persekutuan
4.       Ada perang disuatu Negara dari salah seorang anggota persekutuan
v  Pembubaran atas dasar keputusan pengadilan, antara lain dalam keadaan sebagai berikut :
1.       Ketidakmampuan seorang anggota untuk memenuhi kewajibannya terhadap perjanjian persekutuan
2.       Tindakan seorang anggota yang mengakibatkan tidak ada keserasian dalam usaha yang sedang berjalan

3.       Perselisihan intern diantara anggota

Selasa, 21 Maret 2017

PRINSIP-PRINSIP AKUNTANSI

Nama : Gita Larasati
NPM : 53216069
Kelas : 1DF03

PRINSIP-PRINSIP AKUNTANSI
A.      Tujuan pelaporan keuangan
-          Berguna untuk membuat keputusan investasi dan kredit
-          Membantu dalam memperkirakan arus kas
-          Membedakan asset dan kewajiban
B.      Karakteristik-karakteristik kualitatif informasi akuntansi
1.       Relevansi, informasi akuntansi memiliki relevan saat membuat perbedaan dalam sebuh keputusan tersebut dan membantu perusahaan meramalkan kejadian dimasa depan.
2.       Dapat diandalkan (reability), informasi  harus merupakan data yang jujur atas apa yang terjadi ditempat dan informasi tersebut harus bersifat netral.
3.       Dapat dibanadingkan (comparability) ,informasi berguna untuk membandingkan dengan perusahaan lainnya. Perbandingan atau komparabiiltas dilakukan saat perusahaan-perusahaan yang berbeda menggunakan prinsip-prinsip akuntansi yang sama.
4.       Konsistensi (consistency), berarti sebuah perusahaan menggunakan prinsip-prinsip dan metode akuntansi yang sama dari tahun ke tahun.
C.      Elemen-elemen laporan keuangan
·         Asset
·         Kewajiban
·         Ekuitas
·         Pendapatan
·         Beban
D.      Asumsi-asumsi akuntansi
a.       Asumsi unit moneter
b.      Asumsi entitas ekonomi
c.       Asumsi periode waktu
d.      Asumsi kelangsungan usaha
E.       Prinsip-prinsip
a.       Prinsip pengakuan pendapatan
Metode persentase penyelesaian

Pendapatan diakui – biaya dikeluarkan = laba kotor diakui
Metode angsuran

Perolehan kas x % laba kotor = laba kotor diakui
b.      Prinsip penandingan

c.       Prinsip biaya